Dari Sejarah Belajar Pentingnya Peran Pemuda

    


Budi Wasono, seorang pengamat sosial alumni Fisipol UNS asal Brengkelan, Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dalam perjalanan panjang kehidupan berbangsa dan bernegara, peran pemuda sangat menonjol. Dalam beberapa peristiwa, pemuda memiliki peran yang dominan dan menentukan.

Dalam menyambut hari Sumpah Pemuda yang ke 91 ini, bisa dijadikan momentum untuk menyadarkan, betapa pentingnya peran pemuda mewarnai perjalanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Demikian disampaikan Budi Wasono, seorang pengamat sosial alumni Fisipol UNS asal Brengkelan, Purworejo, Minggu (27/10), di sela-sela kegiatan Grebeg Loano.

Dikatakan Budi, semangat berkontribusi dan mengambil peran, itulah yang mesti terus menerus digelorakan.

“Mari kita jadikan momentum Sumpah Pemuda ini, untuk menyadarkan kita semua. Dari sejarah kita bisa belajar betapa pentingnya peran pemuda mewarnai perjalanan kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Budi.

Menurut Budi, kurang pas bila ada stigma yang mengatakan, jika angkatan muda adalah apolitis, alias tidak mau berpolitik. Hal itu bisa dilihat, dalam kondisi tertentu mahasiswa turun ke jalan, menggerakan demo.

Itulah, kata Budi, bentuk nyata kepedulian dan aksi nyata para angkatan muda, yang ikut memikirkan bagaimana kita dalam berbangsa dan bernegara.Tentunya dengan melihat situasi dan kondisi yang ada, dimana bentuk dan peran pemuda juga bisa berubah.

“Di jaman generasi millenial sekarang ini dimana kita berada di dunia digital, tentu berbeda dengan gerakan pemuda era 70 an,” ungkap Budi.

Terkait dengan Pilkada Purworejo yang akan digelar tahun depan, menurut Budi, hendaknya para pemuda bisa berperan aktif mengawal Pilkada bisa berjalan dengan baik dan lancar. Harus didorong, agar semua warga yang memiliki hak pilih, agar menggunakan hak pilihnya dengan baik.

Ujar Budi, jadilah pemilih yang cerdas, tentukan pilihan atas dasar pertimbangan yang rasional jangan karna slogan atau bujuk rayu.
Berperan aktif secara benar dalam pilkada, merupakan salah satu bentuk partisipasi politik.

” Ini satu kesempatan bagi para pemuda berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Budi Wasono. (Jon)