Dari Jumenengan Tjokronegoro: Agus Bastian Tjokronegoro V

    

Oleh: Yosafat Samar

y-samar

Peringatan jumenengan Bupati Tjokronegoro I pada 27 Februari 2017 lalu, sangatlah istimewa. Karena semua sesuai perhitungan jamus Kalimosodo masa depan.

Jumenengan yang ke 5 kalinya ini, tepat dijabat bupati keturunan dari RAA Tjokronegoro I (pendiri Kabupaten Purworejo), dengan gelar RH Agus Bastian Tjokronegoro V.

Surat undangan kebetulan juga bernomor 005/1380/11/2017. Tata letak tempat duduk di pendopo sudah tepat, dan acara pementasan rampak bedhug di jalan raya depan pendopo juga mewujudkan kedekatan pada rakyat agar bisa dinikmati masyarakat luas.

Kekurangan yang masih ada pada tamu undangan, kebanyakan para pejabat pemerintahan saja. Dari tokoh kasepuhan/spiritual dan tokoh seniman/budaya yang banyak tersebar di Purworejo, jarang diperhatikan.

Padahal, merekalah yang justru akan bisa mendukung kelancaran pembangunan masa depan Kabupaten Purworejo.

Publikasi dan pemberitaan media massa, sebelum dan sesudah acara juga sangat minim. Juga acara prosesi sebelum hari H di makam Bupati I, belum ada.

Adanya perubahan 2 tugu kiri kanan pendopo yang berganti gaya dengan kayon/gunungan, melambangkan babak baru pemerintahan, dengan perubahan besar-besaran sistem pemerintahan.

Semestinya, para kejabat mulai sekarang merubah diri menyesuaikan percepatan pembangunan di segala bidang. Ini awal kebangkitan Purworejo. Semoga kedepannya panitia jumenengan tidak normatif saja dan tidak hanya kalangan keluarga.