Dari 6 Besar Negara Penyumbang TKA di Bali, Australia di Urutan Pertama

    


Suasana Gang Poppies Lane di Kuta yang terkenal sebagai kampung bule di Bali - foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com | foto Ilustrasi

KORANJURI.COM – Tren tenaga kerja asing yang bekerja di Bali mengalami pergeseran. Kalau awalnya Jepang sempat menduduki peringkat pertama pada tahun lalu, kini Australia justru mendominasi TKA yang bekerja di Bali.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bali, I Gusti Ngurah Agung Sudarsana mengatakan, kebanyakan para TKA ini bekerja di sektor pariwisata dan perdagangan.

“Itu tersebar di seluruh Bali, jumlahnya mencapai 1.800-an. Setiap kabupaten rata-rata ada 2.300 pekerja asing. Data itu tercatat dalam satu tahun dan akan ada update berikutnya,” jelas Sudarsana.

Berita Lain:
» Poppies Lane, Dari Nama Warung Jadi Perkampungan Bule

Dari enam besar negara penyumbang TKA di Bali, secara berurutan dari posisi pertama yakni, Australia, Prancis, Jepang, Inggris, Amerika dan RRC. Tapi secara nasional, RRC menjadi negara paling benyak mengirimkan tenaga kerjanya ke Indonesia.

Strata jabatan yang dipegang para TKA ini pun cukup bergengsi. Sudarsana menjelaskan, rata-rata mereka punya posisi di level manajer. Di bawah itu baru diisi oleh tenaga kerja Indonesia.

“Yang punya perusahaan itu boleh bekerja di Bali, jadi tatarannya di tingkat manajer. Dibawah itu sampai tingkat HRD harus orang Indonesia,” jelas Sudarsana.

Untuk itu, pihaknya terus memberikan perimbangan kemampuan terhadap tenaga kerja lokal. Dengan pelatihan yang dilakukan, Sudarsana berharap tidak ada ketimpangan SDM sehingga naker lokal dapat bersaing dengan pekerja asing.

Terlebih menghadapi situasi MEA yang sudah berlangsung, kedepan menurut Sudarsana, persaingan dunia kerja cukup ketat. Karena itu pihaknya tahun ini telah menuntaskan 40 ribu pekerja pariwisata di Bali sudah mengantongi sertifikasi.

“Saat ini baru sertifikasi di bidang pariwisata, Nanti menyusul bidang lain seperti keperawatan, engineering dan lainnya,” jelasnya demikian.
 
 
way