Dahnil Anzar: Hati Jadi Kunci Jiwa Patriotik

    


Dahnil Anzar - foto: Lanjar Artama/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ketua umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak hadir dalam Konferensi Nasional Kewarganegaraan yang diadakan oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Univesitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Dahnil mengatakan, hati merupakan kunci utama untuk menanamkan jiwa profetik dan patriotik.

Dengan hati yang bersih dan memiliki satu visi akan membangkitkan kesadaran bersama membangun bangsa ke arah yang lebih baik. Hal ini dilakukan para pejuang dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Semangat lahirnya Sumpah Pemuda yang terilhami artikel-artikel dan jurnal yang ditulis Bung Hatta dalam melawan Belanda, juga tidak terlepas adanya semangat dan kesatuan visi memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Indonesia diakui dunia sebagai bangsa yang berdiri sendiri,” kata Dahnil.

Ia menambahkan, dulunya orang Belanda menyebut Indonesia dengan Melayunesia, mereka tidak mau menyebut Indonesia. Namun semua pernyataan orang Belanda tersebut dilawan oleh Bung Hatta lewat berbagai artikel dan jurnalnya.

Sehingga hal ini mengobarkan semangat pejuang guna memperjuangkan kemerdekaan.

“Sehingga keinginan mereka untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat diakui oleh bangsa-bangsa lain. Dan pancasila yang merupakan produk hasil dialog menjadi dasar negara,” kata Dahnil.

Sementara itu Ketua Komite Eksekutif Dikdik Baehaqi Arif mengatakan, di tengah kondisi krisis kebangsaan saat ini, sangat diperlukan peneguhan jiwa profetik serta patriotik. (anjar)