Curi Emas, Pedagang Siomay Ditangkap Polisi

oleh
Kasatreskrim Polres Purworejo AKP Agus Budi Yuwono, saat menunjukkan tersangka AD (28), seorang pedagang siomay warga Suren, Kutoarjo, yang diduga kuat telah melakukan pencurian perhiasan emas tetangganya, Kamis (11/02/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Satreskrim Polres Purworejo berhasil mengamankan AD (28), seorang pedagang siomay warga Suren, Kutoarjo, yang berdomisili di Kampung Senepo Timur RT 01 RW 01, Kelurahan Kutoarjo.

AD ditangkap polisi, karena diduga kuat telah melakukan pencurian perhiasan emas milik tetangganya sendiri, Anita Yusiana (32), warga Desa Brondong, Bruno yang berdomisili di Senepo Timur RT 01 RT 01, Kelurahan Kutoarjo pada Jum’at (04/12/2020) siang.

“Saat melakukan pencurian, rumah korban dalam keadaan kosong. Saat itu korban sedang pergi ke pasar,” jelas Kasatreskrim Polres Purworejo, AKP Agus Budi Yuwono, SH, MH, dalam konferensi persnya, Kamis (11/02/2021).

Pelaku masuk ke dalam rumah yang sedang ditinggal penghuninya dengan cara mendorong pintu belakang rumah yang ternyata tidak terkunci, kemudian mengambil perhiasan emas di dalam rumah tersebut beserta surat-suratnya.

Akibat kejadian ini, ungkap Agus, korban mengalami kerugian hingga Rp 4 juta. Perhiasan yang berhasil diambil tersangka, satu buah kalung emas seberat 4,3 gram,
satu buah liontin emas seberat 1,9 gram dan tiga pasang anting emas total seberat 5 gram yang kini dijadikan barang bukti.

“Pelaku kita tangkap pada Rabu (10/02/2021),” jelas Agus, yang didampingi Kasubbag Humas Iptu Madrim S.

Atas perbuatannya itu, terang Agus, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Dari pengakuan tersangka, dia nekat melakukan pencurian tersebut, untuk membiayai operasi anaknya yang menderita penyakit tumor. (Jon)

KORANJURI.com di Google News