Cok Widiawati: UN Untuk Pendidikan Karakter

    


KORANJURI.COM – Hingga hari ketiga UNBK di SMA Negeri 7 Denpasar diikuti oleh seluruh siswa sebanyak 477 orang. Pola yang diberlakukan yakni, sesi I diikuti 167 orang, sesi II 167 orang, sesi III 143 orang.

Kepala SMA Negeri 7 Denpasar Cokorda Istri Mirah Kusuma Widiawati menjelaskan, UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Namun, secara nasional digunakan sebagai pemetaan kualitas pendidikan.

“Untuk mengetahui kemampuan siswa secara nasional, perlu, itu pemerintah harus paham. Dengan demikian, pemerintah harus tahu ukuran siswa dari tingkat SD sampai SMA/SMK,” jelas kepala SMAN 7 yang akrab disapa Bu Cok ini, Kamis, 4 April 2019.

Terkait wacana yang kembali mencuat bahwa UN akan dihapuskan, menurut Kusuma Widiawati, keputusan itu bergantung kepada pemerintah. Sebagai satuan pendidikan, dirinya mengikuti dan menjalankan aturan pemerintah.

“Harapan untuk UN sekarang, saya lebih menekankan pada pendidikan karakter. Tes yang dilakukan oleh pihak sekolah maupun pemerintah, bukan nilai yang saya utamakan tapi bagaimana karakter anak, betul-betul berorientasi pada kemandirian,” ujar Kusuma Widiawati.

Di satu sisi, tambah Kusuma Widiawati, dengan dihapuskannya UN, siswa bisa lebih lega. Namun di sisi lain, satuan pendidikan perlu memberikan pendidikan karakter untuk siswa yang salah satunya melalui tes semacam Ujian Nasional.

“Mungkin UN tetap bisa dilakukan namun tidak setiap tahun, atau bisa diganti dengan jeda waktu yang tidak setiap tahun,” jelas Cok Widiawati.

Dalam sebuah tes, dirinya mencontohkan yang dilakukan di sekolahnya. Sebelum menghadapi ujian, pihak sekolah mengumpulkan siswa terlebih dulu untuk mendapatkan briefing. Dalam pembekalan itu diberikan rambu-rambu untuk siswa untuk tidak membawa peralatan diluar kebutuhan untuk tes.

Sementara, UNBK di SMA Negeri 7 tahun ini digelar dalam 3 sesi dengan jumlah siswa sebanyak 477 orang. Ujian daring di SMA Negeri 7 Denpasar menggunakan 177 unit komputer, 10 unit komputer cadangan, 5 unit server ditambah 1 unit server cadangan.

Di akhir UNBK, mapel peminatan diikuti oleh 29 orang untuk pelajaran Fisika, 19 orang untuk Kimia, 310 orang mapel Biologi, 4 orang untuk Geografi, 3 orang mapel Ekonomi dan mapel Sosiologi sebanyak 112 orang. (Way)