Cerita Tokoh Desa Pangsan Mengungkap ‘Seramnya’ ABRI, Tapi Sekarang….

    


Pembangunan fisik dalam kegiatan Pra TMMD di Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Badung, Kamis, 29 Maret 2018 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Citra TNI berubah seiring berubahnya pandangan masyarakat. Warga di Banjar Pundung, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Badung, mengungkap sisi menarik imej TNI yang dulu disebut ABRI.

Adalah Perbekel Desa Pangsan, I Nyoman Raka Tri Sukaya (54). Ia menuturkan kisah, ketika dulu masyarakat merasa takut ketika ketemu anggota ABRI.

“Sekarang tidak lagi. Apalagi TNI berbaur bersama warga seperti pada kegiatan TMMD sekarang,” jelas Raka Tri, Kamis, 28 Maret 2018.

Pada sekitar tahun 2000-an, jelas Raka Tri, akses jalan yang saat ini dibangun dulunya juga dibangun oleh TNI. Masa itu, sosok yang menjabat sebagai Danramil Petang adalah Mayor Inf. I Putu Sukadana yang sekarang menjabat Pabungdim 1611/Badung.

“Saya sendiri merasakan langsung. Dulu jalan yang ada sekarang juga merupakan TMMD tahun 2000, waktu itu Danramilnya pak Putu. Banyak sasaran yang ada di wilayah desa Pangsan yang bisa dikerjakan, seperti jalan usaha tani, jalan wisata dan lainnya,” kata Raka Tri.

Pembangunan akses jalan desa, bukan tidak melepaskan tanah milik warga. Nyoman Lanus (70), warga Banjar Pandung mengatakan, lahan miliknya seluas 20 Are juga terkena dampak pelaksanaan TMMD. Namun ia mengaku ikhlas.

“Tanah saya kena pelebaran jalan ± 5 Are, termasuk tanaman durian yang sedang berbuah. Saya tidak apa-apa dan mendukung progam TMMD,” ujar Nyoman Lanus.

Sementara, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1611/Badung, Mayor Inf. Putu Sukadana menjelaskan, saat ini pra TMMD masih mengerjakan kegiatan fisik.

“Dalam pelaksanaan TMMD nanti, pasukan yang terlibat 5 sampai 8 orang. Mereka tidur dan makan akan berbaur dengan masyarakat,” terang Putu Sukadana, Perwira Penghubung.

Sementara untuk kegiatan di pra TMMD pada Kamis, 29 Maret 2018, anggota TNI melaksanakan pemasangan slop, pengecoran, membuat siar/nat pada senderan batu, penyusunan batu, penimbunan limestone dan pembuatan bekisting. 

“Mudah-mudahan cuaca tetap mendukung seperti sekarang, cerah,” kata Korlap Mayor Inf. Aryanto. (*)