Cerita Mengerikan Luh Adya Dibawa Lari Penculiknya

    


Saksi penculikan - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Luh Adya (10) siswi SD Santo Yoseph Denpasar yang dilaporkan hilang saat bermain di depan rumahnya kemarin, Selasa, 4 Oktober 2016, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di rumah I Nyoman Parwata, warga Banjar Negari, Desa Singapadu, Gianyar Bali.

Wakapolsek Denpasar Selatan, AKP I Gede Sumena mengatakan, sekitar pukul 20.00 wita pada hari yang sama saat korban diculik, di rumah Nyoman Parwata kedatangan seorang anak kecil yang terlihat kebingungan.

“Anak ini memang sengaja masuk ke rumah warga. Dia bingung setelah diturunkan pelaku di jalan raya Singapadu,” jelas Sumena, Rabu, 5 Oktober 2016.

»  Usai Diculik, Siswi SD di Denpasar Ditemukan di Gianyar

Kepada Pak Nyoman Parwata, siswi kelas V sekolah dasar ini berani mengungkapkan apa yang dialaminya ketika berada dalam tekanan si penculik. Pengakuannya cukup mengejutkan, selama berada di dalam mobil, ia dipaksa melayani nafsu bejad si penculik sebanyak dua kali.

“Anak ini hafal nomer telepon orangtuanya. Kemudian oleh pak Nyoman Parwata, orangtuanya ditelepon,” jelas Sumena.

Petugas Polsek Densel yang saat itu berada di rumah korban di Jalan Tukad Buaji, gang Umasari No. 9, Sesetan, Denpasar Selatan, langsung bergerak menuju ke rumah Nyoman Parwata.

Setelah dirasa aman dan untuk memudahkan pemeriksaan, dari Gianyar korban segera dibawa ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar. Sumena mengatakan, dari situ korban bisa langsung diteruskan untuk dilakukan otopsi.

“Ini untuk memudahkan saja biar cepat diambil langkah,” terang Wakapolsek Denpasar Selatan.

Sebelumnya, korban yang kelahiran Yogyakarta 2006 ini terakhir diketahui tengah bermain bersama kawannya bernama Stephen (7) di gang depan rumahnya. Kemudian datang seseorang menggunakan mobil jenis Avansa warna putih.

Pelaku yang diketahui hanya satu orang ini, turun dari mobil dan menyuruh Stephen membeli pulsa. Namun setelahnya, didapati Luh Adya tidak lagi berada di tempat bermain.

Orangtua korban kemudian melaporkan peristiwa menghilangnya Luh Adya ke Polsek Densel. “Dia anak satu-satunya di keluarga itu,” ujar Sumena.
 
 
Way