Capai Kekebalan Kelompok, Bali Target 3 Juta Warga Peroleh Vaksin Covid-19

    


Petugas di Rumah Sakit Bali Mandara menunjukkan ampul vaksin Covid-19 dalam vaksinasi perdana pada Kamis (14/1/2021) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Herd immunity atau kekebalan kelompok di Bali ditargetkan sebesar 70 persen atau setara dengan 3 juta populasi dari 4,3 juta penduduk di Bali.

Sampai saat ini, penduduk yang telah mendapatkan vaksinasi sebanyak 139.884 orang. Sehingga masih ada 2.860.116 orang yang mesti tuntas vaksin.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, untuk kelompok masyarakat yang sudah divaksin secara tuntas adalah tenaga kesehatan sebesar 112,23 persen atau 44.426 orang.

“Untuk kelompok masyarakat yang sedang divaksinasi meliputi Lansia, pelayan publik diantaranya, petugas Keamanan, pegawai, petugas transportasi, sektor pariwisata, pedagang pasar, tenaga pendidik, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, atlet, dan wartawan, termasuk masyarakat perkotaan,” jelas Koster dalam Rakor bersama Bupati/Walikota di Bali, Senin (22/3/2021).

Pemerintah Provinsi Bali, kata Koster, mulai menuntaskan vaksinasi di tiga zona hijau yang menjadi destinasi wisata sebanyak 170.487 orang. Zona hijau yang ditetapkan yakni, kawasan Ubud, Sanur dan Nusa Dua. Untuk zona hijau, vaksinasi ditargetkan selesai selama 14 hari mulai 22 Maret hingga 4 April 2021.

Untuk menyelesaikan proses vaksinasi di Bali, jumlah vaksin yang dibutuhkan sebanyak 5.720.232 dosis. Saat ini, Bali telah menerima 710.480 dosis.

“Jumlah vaksin tambahan yang diperlukan sebanyak 5.009.752 Dosis,” jelas Gubernur.

Waktu pelaksanaan vaksinasi di Pulau Bali akan berlangsung 100 hari mulai 23 Maret-30 Juni 2021. Target sasaran penduduk yang divaksin sebanyak 28.602 orang per hari dan dilaksanakan setiap hari mulai pukul 08.00 WITA.

Tenaga vaksinator yang dibutuhkan selama pelaksanaan vaksinasi sebanyak 716 orang. Mereka berasal dari tenaga Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota dan TNI/Polri. Sedangkan tenaga pendukung vaksinasi sebanyak 4.296 orang, tenaga kesehatan 2.864 orang, tenaga non kesehatan 1.432 orang.

Untuk mempercepat proses kekebalan kelompok, manajemen pelaksanaan vaksinasi terbagi menjadi beberapa bagian. Untuk vaksinasi kepada lembaga dan institusi pemerintah, perbankan, Perguruan Tinggi dan kelompok masyarakat, penanggungjawabnya adalah Kadis Kesehatan dan Kalaksa BPBD Provinsi Bali.

Sedangkan Kabupaten/Kota menangani vaksinasi untuk Anggota DPRD Kabupaten/Kota, ASN dan Non ASN Kabupaten/Kota, BUMD Kabupaten/Kota, Pasar Tradisional, Lembaga Adat dan Keagamaan Kabupaten/Kota, Organisasi Profesi Kabupaten/Kota, Organisasi Kemasyarakatan Kabupaten/Kota, Krama Desa/Kelurahan/Desa Adat yang menjadi Penanggungjawab adalah Bupati/Walikota. (Way/*)