Buwas: Indonesia Terancam Lost Generation Karena Narkoba

    


Kepala BNN RI, Komjen Pol Budi Waseso - foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kalau peredaran narkoba tidak diperangi dari sekarang, bukan tidak mungkin Indonesia akan mengalami lost generation. Kepala BNN RI, Komjen Pol Budi Waseso mengatakan, Indonesia menjadi pangsa besar peredaran narkoba di tingkat Asean.

Para pengguna narkoba saat ini, dinilai Buwas, sudah tidak realistis. Pengangguran yang notabene tidak punya penghasilan justru menjadi konsumen peredaran barang haram tersebut.

“Ini jadi jaringan yang dibangun oleh para Bandar,” kata Buwas saat menjadi narasumber pada acara dialog publik Generasi Muda Generasi Tanpa Narkoba di kantor DPD PDIP Bali, Renon, Jumat, 13 Januari 2017.

Buwas membandingkan dengan perang candu yang terjadi di Tiongkok di era 1842. Bukan tidak mungkin, menurutnya, Indonesia akan mengalami hal yang sama dengan negara tirai bambu, jika peredaran narkoba tidak diperangi.

“Indonesia bisa saja terjadi seperti itu dan harus diwaspadai,” ujar Buwas.

Pantauan BNN menunjukkan, di Indonesia ada 72 jaringan narkoba yang tidak terkait jaringan satu sama lain. Buwas menambahkan, nilai belanja narkoba per tahun untuk satu jaringan mencapai Rp 1 trilyun.

“Dalam setahun belanja narkoba bisa mencapai Rp 7,2 trilyun. Ini untuk belanja yang tidak perlu,” jelasnya.

Untuk memerangi kejahatan narkotika ini dibutuhkan kekompakan dari semua jajaran. Namun yang terjadi, menurut mantan Kabareskrim Polri ini, pelemahan terhadap penegakan hukum selalu terjadi.
 
 
Way