Butuh Perhatian, Bayi Teguh Lahir Tanpa Kaki dan Tangan

    


Teguh, bayi malang anak pasangan Rambat dan Ny. Mudrikah yang lahir tanpa kaki dan tangan – foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Malang benar nasib bayi yang satu ini. Namanya Teguh, yang dilahirkan 1 Desember 2016 lalu. Saat dilahirkan, Teguh mengalami kelainan. Dia tidak memiliki tangan dan kaki.

Teguh merupakan anak kelima pasangan Rambat (45) dan Ny Mudrikah (37), warga RT. 3 RW. 4, Desa Sendangsari, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

“Dia sengaja kami beri nama Teguh, supaya nantinya bisa kuat menerima semua cobaan ini,” papar Rambat, saat ditemui di rumahnya, Kamis (22/12).

Baik Rambat maupun istrinya tak menyangka, jika bayi laki-laki yang sudah lama diimpikannya itu akan lahir kurang sempurna. Hingga saat ini, bayi bernama Teguh dalam keadaan sehat.

Cerita Rambat, istrinya itu melahirkan Teguh di rumah, dengan dibantu bidan Yuni, pada Kamis Kliwon (1/12), sekitar jam 22.00 WIB. Hanya saja, usai melahirkan, Ny. Mudrikah harus dirawat di RSUD Tjitrowardjojo Purworejo, karena ari-ari Teguh masih tertinggal di rahim. Bayi malang ini dilahirkan dengan panjang 33 cm, berat 2,8 kg.

“Awalnya kita shock. Siapa sih, orang tua yang menginginkan anaknya lahir cacat?” kata Rambat.

Namun, lambat laun Rambat dan istrinya menyadari, bahwa semua itu merupakan takdir dari Tuhan, yang harus dijalani.

Diakui oleh Rambat, kalau selama ini dia dan istrinya sangat mendambakan anak laki-laki. Itu karena, keempat anak lainnya perempuan. Namun apa dikata, Tuhan berkehendak lain.

“Mungkin saja Tuhan punya rencana lain dengan Teguh. Kita hanya bisa pasrah,” ujar Rambat dengan getir.

Bagi siapa saja yang peduli dengan nasib Teguh, bisa menghubungi Rambat, hp 081578033346.
 
 
Jon