Bupati Putu Arta Resmi Buka TMMD Jembrana

    


TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-102 tahun 2018 Kodim 1617/Jembrana, resmi dibuka oleh Bupati Jembrana, I Putu Arta - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-102 tahun 2018 Kodim 1617/Jembrana, resmi dibuka oleh Bupati Jembrana, I Putu Arta di Lapangan Umum Desa Delod Brawah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, Selasa, 10 Juli 2018.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Jembrana didampingi oleh Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh Albertus Magnus Suharyadi dan FKPD Kabupaten Jembrana.

Pekerjaan fisik yang menjadi sasaran TMMD antara lain, pembentukan jalan rabat beton sepanjang 800 meter yang menghubungkan Desa Delod Brawah dengan Desa Yeh Kuning. Jalan tersebut menjadi obyek vital dalam mendukung roda perekonomian warga di antara dua desa.

Selain itu, pekerjaan fisik lain yakni pembuatan MCK, bedah rumah serta tempat penurunan kerbau. TMMD bukan hanya memperbaiki infrastruktur saja namun juga membangun pemahaman dengan adanya penyuluhan.

“Alokasi dana sebanyak Rp 1 milyar dari Anggaran Pemerintah Kabupaten Jembrana,” jelas Putu Arta.

TMMD ini mengambil tema ‘Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial’. Hadir dalam acara itu, Danrem 163/WSA, Staf Ahli Pangdam IX/Udayana, LO TNI AL, Kabalak Kodam IX/Udayana, Wakil Asisten Kasdam, Dandim di Jajaran Korem 163/WSA, Perwakilan OPD Pemkab Jembrana, Kapolres Jembrana, Kapolsek, Camat, Kepala Desa Delod Brawah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat setempat dan undangan lain yang mencapai 1.000 orang.

Sementara, Putu Arta yang membacakan sambutan Gubernur Bali Made Mangku Pastika menjelaskan program Nawacita Presiden Joko Widodo yang membangun Indonesia dari pinggiran atau desa.

“Revolusi Mental yang diikrarkan Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 lalu merupakan suatu gerakan secara menyeluruh dan harus dimaknai sebagai suatu gerakan fundamental baik dari cara pandang, cara pikir dan cara kerja segenap elemen bangsa yaitu tataran pemerintah, TNI sebagai wahana keamanan dan ketertiban bangsa,” jelas Putu Arta membacakan sambutan Gubernur Bali. (*)