Bupati Purworejo Serahkan Bantuan Puluhan Ribu Masker dari Yayasan Ikhlas Tambora

    


Bupati Purworejo Agus Bastian saat menyerahkan bantuan puluhan ribu masker dari Yayasan Bhakti Sosial Ikhlas Tambora, kepada masyarakat Desa Ketiwijayan, Bayan, Rabu (20/01/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bupati Purworejo Agus Bastian, Rabu (20/01/2021), menyerahkan bantuan puluhan ribu masker kepada masyarakat Desa Ketiwijayan, Bayan.

Bantuan tersebut dari Yayasan Bhakti Sosial Ikhlas Tambora (YBSIT) yang berkantor pusat di Tambora, Jakarta Barat.

Hadir dalam kegiatan bakti sosial tersebut, Dandim 0708 Letkol Inf Lukman Hakim, Kapolsek Bayan Iptu Sarbini, Kapolsek Kutoarjo AKP Markhotib, Danramil Kutoarjo Kapten Inf Aryadi, Camat Bayan, serta Ketua YBSIT pusat, Aiptu Haryadi dan beberapa tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Purworejo menyampaikan, bahwa Pemkab Purworejo tetap melakukan berbagai upaya untuk penanggulangan penyebaran dan dampak dari pandemi Covid-19, yang saat ini masih terjadi.

“Namun penanggulangan dan pencegahan ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tapi harus ada peran masyarakat, serta dari semua elemen dan sakte holder,” ujar Bupati.

Bupati juga mengatakan, Kabupaten Purworejo pernah memprihatinkan, dengan menjadi urutan pertama terbanyak penderita positif covid-19 di Jawa Tengah. Itu terjadi karena tracing tidak dilakukan bersungguh-sungguh.

“Kami terus menghimbau agar masyarakat melakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak) dan menjauhi kerumunan,” kata Bupati.

Ketua YBSIT pusat, Aiptu Haryadi menerangkan bahwa, baksos tersebut dilakukan dalam rangka ikut menanggulangi covid-19.

“Pembagian masker sebanyak 36 ribu ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap upaya pemerintah dalam menanggulangi wabah covid-19. Juga dalam rangka mendukung operasi yustisi di Kabupaten Purworejo khususnya,” jelas Haryadi.

Selain membagikan masker, YBSIT cabang Purworejo yang berkantor di Desa Ketiwijayan juga menyediakan ambulan gratis bagi warga yang tidak mampu. (Jon)