Bupati Purworejo Resmikan Pasar Desa Ringgit

    


Bupati Purworejo Agus Bastian, saat meninjau para pedagang, usai meresmikan Pasar Ringgit, Kecamatan Ngombol, Jum'at (21/2) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pasar Desa Ringgit, Kecamatan Ngombol, diresmikan penggunaannya oleh Bupati Purworejo Agus Bastian, Jum’at (21/2).

Peresmian pasar desa yang terdiri dari 3 los ini, dan bisa menampung 70 pedagang yang semula berjualan di pinggir jalan ini, ditandai ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Bupati, disaksikan Anggota DPRD Purworejo Sutardi, Kepala OPD terkait, Camat Ngombol, Kades se Kecamatan Ngombol, tokoh masyarakat dan warga Ringgit.

Dalam sambutannya, bupati berharap, pasar Ringgit bisa menjadi sentra perdagangan dan perekonomian warga, juga sekaligus mengembalikan fungsi jalan sebagai sarana berlalu lintas.

“Saya minta pasar ini untuk dirawat dan ditempati sebagai tempat transaksi. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” kata bupati.

Dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang berupaya membangun Pasar Ringgit, pasar desa yang bagus. Dengan adanya pasar ini akan mempermudah pembeli mencari barang, dan bagi penjual akan meningkatkan perekonomian. 

“Ini adalah ide yang cukup brilian. Tidak semua Kepala Desa memiliki pemikiran seperi ini,” ujarnya.

Bupati memberikan masukan, selain berjualan langsung pedagang  juga dihimbau memanfaatkan HP untuk berjualan. Sehingga konsumem dapat menerima pesanan dari konsumen.

“Pedagang diharapkan bisa berjualan secara online. Sehingga diharapkan semakin lama dapat berkembang pasarnya, dan meningkatkan tambahan penghasilan bagi pedagang,” imbuhnya.

Diakhir sambutan Bupati berpesan agar para pedagang dan warga dapat menjaga kebersihan pasar. Dirinya mengapresisi pihak desa yang akan membangun tempat pengelolaan sampah menjadj pupuk.

Peresmian ini juga telah disetting sedemikian rupa agar tersosialisasi secara luas, antara lain dengan memberikan voucher belanja bagi masyarakat dan hadiah bagi pedagang terlaris.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BPD Desa Ringgit, Suwardi menjelaskan, Pasar Ringgit dibangun menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2019 sebesar 652 juta. Pasar desa ini dibangun karena sebelumnya Desa Ringgit masih numpang dipingir jalan dekat gereja, sehingga menggangu jamaah gereja dan warga yg lewat. 

Usai pembangunan pasar rampung, pihak desa berencana akan membangun pengolahan sampah yang letaknya 100 meter dari lingkungan pasar. Nantinya pengelolaan sampah akan berkolaborasi dengan peternak sapi, yang akan diubah menjadi pupuk. 

Pihak desa juga akan mengusulkan pembuatan embung didekat lokasi Pasar Ringgit kepada Pemda. Dilokasi tersebut terdapat embung alami yang bersumber dari mata air. bahkan air tersebut dapat mengairi hingga sungai Lereng. 

“Mohon Pemkab untuk dibangun embung yang diharapkan bisa mengairi sekitar 100 hektar sawah,” terang Suwardi. (Jon)