Buka Wawasan Pengusaha Muda di Seminar RI/RT 4.0

    


Reza, Cofounder dan CEO Getcraft Indonesia (kiri) dan Khrisna Kartika Putra, Founder dan Presiden Direktur Roki - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Membangun jiwa wirausaha dan melek digital bagi generasi muda merupakan hal yang penting di era teknologi digital ini. Hal tersebut diungkapkan Khrisna Kartikaputra selaku Presiden Director Roku Bali, pada seminar pengusaha muda kreatif, Senin 10/9, di STIKOM Bali Kampus II Jimbaran, Bali.

Seminar ini sendiri merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Roku Bali. Ini merupakan program edukasi dalam bentuk seminar yang pertama kalinya diselenggarakan oleh Roku dengan bekerjasama dengan STIKOM Bali.

Khrisna menjelaskan, program CSR yang dikeluarkan kali ini sengaja dalam bentuk edukasi, karena menurutnya di era digital saat ini sangat penting untuk membangun jiwa wirausaha bagi generasi milenial yang sangat lekat dengan teknologi.

“Kali ini CSR dalam bentuk edukasi, karena kita percaya tidak ada namanya berhenti untuk edukasi apalagi diera digital ini penting untuk melek dengan yang namanya dunia digital,” ungkapnya.

Seminar ini diselenggarakan dengan mengangkat tema terkait dengan topik revolusi industri 4.0. Menurutnya ini penting untuk dipahami oleh generasi muda saat ini, yaitu kemana arah perubahan bergerak.

“Tema revolusi industri 4.0 ini merupakan tema yang penting saat ini, bahkan negara pun mengarahkan strategi pembangunannya ke arah ini,” terangnya.

Roku sendiri merupakan perusahan Indonesia online platform, yang bergerak dibidang penjualan Lab Grown Diamond, yaitu sebuah tren terkini dalam industri berlian.

Roku menjadi official crown putri pariwisata 2017-2016 dan tahun 2018 ini hingga 2022. Menurut Khrisna, ini karena kualitas dari berlian yang mereka miliki, dan juga diproduksi ramah terhadap lingkungan.

“Karena produk kita eco friendly,” ucapnya.

Ia pun berharap melalui seminar ini generasi milenial dapat melihat peluang yang ada didepannya dan selain mampu menciptakan brand sendiri, juga mampu memanfaatkan brand yang ada di sekitarnya. (*)