Buka Bersama, Warga Binaan Rutan Purworejo Khatam Qur’an

    


Kepala Rutan Purworejo, Lukman Agung Widodo, saat memberi arahan dalam kegiatan Buka Bersama, Sabtu (25/5/2019) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sabtu (25/5) sore, suasana terlihat beda di Rutan Kelas IIB Purworejo. Rutan yang dihuni 127 warga binaan, baik itu narapidana dan tahanan, terlihat lebih ramai dari biasanya. Suara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, begitu merdu terdengar.

Sore itu, sepuluh warga binaan Rutan Purworejo tengah Khatam Al Qur’an, setelah berhari-hari mereka tadarus tiap malam seusai menjalani ibadah sholat tarawih. Tampak sejumlah wajah terharu, menitikkan air mata, usai ayat-ayat Al Qur’an selesai dibaca. Wajah-wajah ini, merupakan keluarga dari para warga binaan, yang memang sengaja didatangkan oleh pihak rutan.

“Hari ini kita melaksanakan buka bersama, antara petugas, narapidana dan tahanan, serta keluarganya. Namun sebelumnya, ada prosesi Khatam Al Qur’an dari warga binaan,” jelas Lukman Agung Widodo, Karutan Purworejo, di sela-sela kegiatan.

Lukman memang sengaja mengundang keluarga semua warga binaan untuk mengikuti acara buka bersama tersebut. Tujuannya, untuk menjalin silaturahmi, antara petugas, narapidana dan tahanan, beserta keluarganya.

Dengan silaturahmi, kata Lukman, akan terjadi komunikasi yang maksimal, sehingga akan menciptakan suasana yang kondusif. Kedatangan keluarga para warga binaan, juga sebagai bentuk dukungan, sehingga dalam pembinaan kedepannya akan lebih mudah.

“Bahkan, ada warga binaan yang belum pernah dijenguk keluarganya, khusus hari ini kita datangkan, kita jemput ke rumahnya,” ungkap Lukman.

Apalagi, ujar Lukman, di musim hari raya, para warga binaan pasti akan merindukan keluarganya. Dengan kedatangan mereka, akan mengobati rasa kangen itu. Acara buka bersama antara petugas Rutan Purworejo dengan para tahanan dan narapidana beserta keluarganya itu makin bermakna, dengan pemberian tausiyah dari KH Farid dari Kemenag Purworejo.

Dijelaskan oleh Lukman, selama bulan Ramadhan, kegiatan para warga binaan dalam keagamaan lebih dimaksimalkan. Seperti hari-hari biasa, selain sholat berjamaah, pengajian, baca Al Qur’an dan hafalan Al Qur’an, pada malam harinya ada sholat tarawih dan tadarus, yang diikuti semua warga binaan.

“Silaturahmi antara petugas dengan warga binaan dan keluarganya, akan menambah persaudaraan. Mereka juga bagian dari keluarga besar Rutan Purworejo,” pungkas Lukman. (Jon)