Brigjen Ricky F. Wakanno: Babinkamtibmas Diemban Polisi Bintara Sampai Pati

    


Direktur Pembinaan Potensi Masyarakat (Dirbinpotmas) Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri Brigjen Ricky F. Wakanno - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Direktur Pembinaan Potensi Masyarakat (Dirbinpotmas) Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri Brigjen Ricky F. Wakanno menekankan, peran Babinkamtibmas sejatinya diemban oleh polisi berpangkat Bintara sampai kepada Perwira Tinggi.

“Babinkamtibmas adalah pengembangan Polmas di Intel terbuka dan dia adalah penggalangan dari masyarakat,” jelas Ricky kepada Koranjuri.com, Rabu (11/9/2019).

Namun ditambahkan Ricky, peran itu belum dilaksanakan oleh para perwira tinggi Polri. Mengingat, kata Ricky tugas Babinkamtibmas seperti bukan tugas yang ‘seksi’. Maka dari itu, menurut Ricky, Kapolri harus berani memerintahkan para Pati dan Pamen menjadi Polisi Masyarakat (Polmas).

“Tugas Polmas langsung bersentuhan dengan masyarakat di segala di segala bidang seperti, primordialisme atau bidang keagamaan. Misalnya, saya orang Ambon berarti saya punya komunitas Ambon, misalnya saya orang Padang makanya saya pasti ada komunitas orang-orang Padang disitu, ” ujar Ricky.

“Bahkan dia harus tahu ideologi politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, karena apa? Karena sumber ipoleksosbudhankam itu ada di desa,” tambahnya.

Tugas lain dari pembinaan masyarakat (Binmas) yakni sebagai penyuluh. Fungsi Binmas, jelas Ricky diantaranya, melaksanakan kegiatan pendekatan masyarakat mulai dari desa atau kelurahan.

“Saya yakin masyarakat tetap patuh hukum, kita buka informasi ke masyarakat, bikin SIM kita bantu supaya tak ada pungli. Caranya, dengan memberikan pelatihan, lalu siapa yang melatih? Babinkamtibmas, supaya mereka bisa bawa mobil atau motor, itu bagus,” ujarnya.

Pria lulusan Akpol 87 yang satu angkatan dengan Kapolri ini menambahkan, satu wilayah desa tidak cukup dengan hanya satu polisi. Bahkan, satu petugas polisi bertugas sampai tiga desa. Ricky menegaskan, itu menjadi tantangan program Kapolri nomor 8. Pembinaan masyarakat, lanjut Ricky seharusnya dikedepankan dalam mengatasi dinamika yang terjadi di masyarakat.

“Orang kalau sudah lulus pendidikan langsung masuk lalu lintas, emangnya potensi? Seharusnya ke Binmas dulu karena Binmas menjadi harapan masyarakat,” ujarnya demikian.

Baharkam menjadi bagian dari integral Polri dan memilili beberapa korps yakni, Korbinmas dan Korpolairud. Sedangkan Korbinmas memiliki dua direktur antara lain Direktur Potensi Masyarakat dan Direktur untuk pembinaan potensi keamanan masyarakat seperti tenaga pengamanan atau Satpam. (Bob)