Bobol Counter HP, Pelaku dan Penadah Dibekuk Polisi

    


Kasatreskrim Polres Purworejo, AKP Kholid Mawardi, saat menunjukkan para pelaku curat dan barang buktinya, Selasa (6/3) di Mapolres Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Satreskrim Polres Purworejo berhasil mengungkap kasus pencurian disertai pemberatan, terhadap pembobolan counter HP Sinar Ponsel, di Jl. Magelang km 7, Maron, Loano, yang terjadi pada Kamis (14/12/2017) lalu.

Akibat kejadian ini, korban Sidik Purnomo (37), warga Maron, Loano selaku pemilik counter hp, mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Belasan hp dari berbagai merk yang ada di counternya, digasak maling.

Kasus pembobolan counter HP tersebut akhirnya ditangani polisi. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya polisi berhasil membekuk pelaku sekaligus penadahnya.

“Kita berhasil menangkap Abdul Chalim, alias Heri (24), warga Bangsri, Kajoran, Magelang, sebagai pelaku curat ini pada Rabu (10/1),” jelas Kasatreskrim Polres Purworejo, AKP Kholid Mawardi, SH, Selasa (6/3).

Dari hasil pengembangan penyelidikan, akhirnya polisi berhasil mengamankan Romadhon (38), warga Girirejo, Kaliangkrik, Magelang dan Supriono (40), warga Bumirejo, Kaliangkrik, Magelang, sebagai penadahnya.

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 15 buah hp dari berbagai merk, satu buah speaker aktif, serta sebuah sepeda motor Honda Revo nopol AA 5487 QA.

Jelas Kholid, untuk Heri, pelaku curat, dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sementara untuk kedua penadahnya, Romadhon dan Supriyono, dijerat dengan pasal 480 KUHP, tentang pertolongan jahat terhadap tindakan pencurian, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Kholid, yang didampingi Kasubbag Humas AKP Lasiyem menjelaskan, selain itu, Satreskrim Polres Purworejo juga berhasil menangkap pelaku curat lainnya, dengan kasus yang berbeda.

“Kasus curat ini terjadi di Wingkoharjo, Ngombol, pada Jum’at (29/12/2017) lalu, di rumah Eni Subekti Prisca,” terang Kholid.

Akibat pencurian ini, korban mengalami kerugian hingga Rp 6 juta. Dia kehilangan uang tunai Rp 2 juta, 1 hp Lenovo, 1 hp Samsung, serta cas hp.

Dari kasus ini, polisi berhasil menangkap Hariyanto, alias Heri Kombor, 40, warga Jenar, Purwodadi sebagai pelakunya. Sementara satu pelaku lainnya yang diketahui bernama Rizal (40), seorang pedagang asongan dari Yogyakarta, masih DPO.

“Kita berhasil menyita barang bukti berupa HP Lenovo dan cas HP,” jelas Kholid.

Pada pelaku Heri Kombor, polisi menjeratnya dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai pemberatan. Dia terancam hukuman 7 tahun penjara. (Jon)