BNNP Bali Bongkar Gudang Ganja Sintetis Hingga Gitaris Bawa 2,5 Kg Ganja Kering

    


Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali menggelar ekspose pengungkapan Narkoba sepanjang Januari 2021 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Bali mengungkap sebuah gudang penyimpanan ganja sintetis di sebuah kos elit di Jalan Tukad Baru, Gang Merta Gangga No 9B, Pemogan, Denpasar Selatan.

Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Putu Agus Arjaya menjelaskan, tim melakukan penyamaran dalam mengungkap peredaran ganja sintetis.

“Observasi, survailans dan undercover dilakukan untuk mendalami profil pelaku,” jelas Agus Arjaya di kantor BNNP Bali, Selasa, 26 Januari 2021.

Diketahui, pelaku berinisial AT (20) alias Nando. Agus menambahkan, remaja asal Denpasar itu juga seorang residivis. Penggeledahan dilakukan di dalam kamar pelaku. Termasuk kendaraan dan pemeriksaan badan pelaku.

Ditemukan satu plastik klip berukuran sedang dan 13 plastik klip kecil siap edar yang diduga narkotika.

“Pelaku mengakui bahwa dalam klip tersebut, adalah ganja sintetis,” jelasnya.

Dalam pengungkapan yang dilakukan, BNNP Bali juga menangkap seorang gitaris band berinisial RS (27) asal Medan, Sumatera Utara.

Barang bukti yang diamankan dari musisi itu berupa, 2 paket berisi ganja seberat 1 471,25 gram brutto atau 1.457,31 gram netto.

Agus menjelaskan, pihaknya menerima informasi dari Tim Posko Interdiksi Udara Bandara Soekarno Hatta, bahwa ada temuan 2 buah paket diduga narkoba golongan I Jenis ganja kering dari Medan, Sumatera Utara. Informasi itu dapat BNNP Bali pada Kamis, 24 Desember 2020.

“Modus operandi memasukkan narkotika ke dalam pakaian. Estimasi 2,5 kg dengan tujuan Denpasar Bali. Informasi pas paket terbit disebutkan, paket akan diambil sendiri di counter ekspidisi JNT Tukad Balian dan Sidakarya Denpasar,” kata Agus. (Way)