BNN Amankan Seorang Pria yang Bezuk Tahanan di Lapas Singaraja

    


Petugas memeriksa seorang pembezuk tahanan yang membawa dua paket dalam kemasan roti. Paket tersebut diduga kuat merupakan narkoba - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – BNN Kabupaten Buleleng menangkap seorang pembezuk di Lapas Singaraja, Sabtu (26/10/2019) sekitar pukul 11.15 Wita. Pria bernama Umar Chattab Bamattarat (26) diketahui hendak menyelundupkan narkoba yang dimasukkan ke dalam makanan.

Kalapas Singaraja Risman Soemantri mengatakan, pria yang beralamat di Jalan Dewi Sartika Utara, Singaraja itu, terlihat gugup saat mengirimkan makanan kepada tahanan yang bernama panggilan Balon.

“Ada gerakan mencurigakan karena yang bersangkutan masuk kedalam portir masih mengenakan helm dan tampak resah,” jelas Kalapas Risman Soemantri, Minggu, 27 Oktober 2019.

Gerak gerik mencurigakan dari pelaku, membuat Petugas Penjaga Pintu Utama (P2U) memeriksa barang bawaan pria tersebut. Ternyata, di dalam makanan itu tersembunyi dua paket narkoba.

Temuan itu dilaporkan oleh petugas P2U yang bernama Wayan Astira dan I Komang Satria kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakat (KPLP), yang diteruskan kepada Kalapas.

“Kita berkoordinasi dengan BNN Kabupaten Buleleng, jadi petugas BNN yang mengamankan pelaku sekaligus mengamankan barang bukti 2 paket yang diduga kuat adalah narkoba,” tambah Risman.

“Tahanan yang bernama Balon juga kita tes urin dan hasilnya negatif,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku khilaf dan baru sekali menyelundupkan narkoba ke Lapas. Mengingat, menurut pengakuan pelaku, selama ini tidak ada barang atau narkoba yang beredar di dalam Lapas.

“Mereka berkomunikasi pada saat kunjungan dan menunggu waktu yang tepat untuk memasukan (narkoba) ke Lapas, namun karena kesigapan Petugas P2U penyelundupan dapat digagalkan,” ujar Kalapas Singaraja. (Way/*)