BKKBN DIY Jalankan Nawacita Kependudukan

    


Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BKKBN DIY - foto: Lanjar Artama/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Guna mensuksekan program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) 2017, BKKBN DIY mengandeng seluruh Kepala OPD KB Kabupaten/kota Se-DIY serta Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.

Kerjasama BKKBN DIY dengan OPD kabupaten/kota se-DIY serta KF UII ini ditandai dengan penandatanganan MoU bersama di sela-sela Rapat Koordinasi Daerah ( Rakorda) BKKBN DIY di Ballroom Borobudur HalI Ina Garuda Hotel, dengan disaksikan langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamenhku Buwono X.

Kepala Perwakilan BKKBN DIY Drs Aan Jumhana Mulyana MSi mengatakan kerjasama dengan para Kepala OPD KB Kabupaten/kota ini terkait dengan pelaksanaan program KKBPK. Sedangkan kerjasama dengan Fakultas Kedokteran UII dalam rangka peningkatan pendidikan pelatihan, pelayanan konseling, penelitian serta pengembangan di bidang KB dan kesehatan reproduksi.

Disamping penadatangan Kerjasama dengan OPD KB Kabupaten/Kota, imbuhnya, di sela-sela Rakorda, Gubernur DIY juga berkenan mengukuhkan Pengurus Daerah ( PD) Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan ( Fapsedu) serta melantik PD Koalisi Kependudukan DIY.

Aan Jumhana Mulyana menambahkan sesuai perubahan pedekatan perencanaan pembangunan nasional yang Holistic, Intergrasi, Tematik dan Special ( HITS), BKKBN perlu mempertajam strategi pelaksanaan program berupa penyesuaian dan penyempurnaan rencana strategis ( Renstra) tahun 2015-2019.

“Penyempurnaan tersebut dimaksudkan agar program dapat dimplementasikan secara operasional hingga ke lini lapangan dengan mengacu pada agenda prioritas pembangunan nasional yang tertuang dalam Nawacita ketiga, kelima dan ke delapan” sambungnya.

Menurut Aan Jumhana, penyempurnaan serta penyesuaian ini dimaksudkan dalam rangka penguatan dan sinergitas para pemangku kepentingan serta mitra kerja.

Sementara dalam sambuatanyanya Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengungkapkan berdasarkan angka kelahiran total ( Total Fertility Rate/ TFR) hasil Survei Sosial Ekonomi Nasipnal (Susenas) 2006-2015 menunjukkan bahwa DIY memiliki angka TFR terendah, yakni 1,81 sehingga sudah berada di bawah target nasional 2019 yang di kisaran angka 2,28.
 
 
anjar