BKD Bali Minta ASN jadi Contoh Penerapan Protokol Covid-19

    


Kepala BKD Bali Ketut Lihadnyana - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali meminta ASN menjadi contoh masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan covid-19 di tatanan kehidupan era baru di instansi pemerintah.

Kepala BKD Ketut Lihadnyana memastikan segera turun melakukan monitoring ke setiap OPD terkait Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor:730/9899/MP/BKD tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya harap para pimpinan OPD rutin mengecek kesiapan dalam penerapan protokol kesehatan,” jelas Lihadnyana.

Protokol kesehatan covid-19 mencakup ketersediaan tempat cuci tangan maupun jarak fisik antar pegawai.

“Jangan sampai ada wastafel tetapi air tidak mengalir,” tambahnya.

Masing-masing kepala OPD, lanjutnya, diharapkan juga selalu memonitor staf dan masyarakat yang dilayani.

Selain itu, juga harus tetap melakukan pengawasan internal, khususnya terkait physical distancing yang mengatur jaga jarak

Pihaknya juga memberikan penegasan, dengan menjalankan seluruh protokol kesehatan secara disiplin, maka diharapkan tidak ada pegawai di lingkungan Pemprov Bali yang terkena covid-19.

“Bagi mereka yang tidak menerapkan SE Gubernur, maka akan kita evaluasi kinerjanya. Kami akan melakukan pengawasan ke masing-masing OPD secara acak serta tanpa dijadwalkan,” jelasnya.

Sementara, masyarakat yang ditemukan suhu tubuhnya tinggi dalam pengukuran menggunakan thermogun, disarankan untuk kembali dan memeriksaan dirinya ke fasilitas kesehatan.

“Begitu juga dengan pegawai jika mengalami gejala sakit, lebih baik tidak masuk. Disinilah perlu tanggungjawab dan juga integritas dari masing-masing pegawai. Jangan sampai ngaku-ngaku sakit dan tidak masuk kerja,” kata Lihadnyana.

Ia berharap, ASN menjadi contoh untuk masyarakat bahwa dengan mendisiplinkan diri akan terbebas dari covid-19. (Way)