Bincang Alumni SMK Kesehatan Purworejo, Berikan Motivasi Siswa untuk Kuliah

    


Bincang Alumni SMK Kesehatan Purworejo, Sabtu (23/01/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK Kesehatan Purworejo mengadakan acara bincang bareng dengan para alumni yang lolos di seleksi masuk perguruan tinggi negeri, Sabtu (23/01/2021).

Acara ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII, dan perwakilan siswa kelas X dan XI.

Ada sekitar 10 alumni yang datang di acara ini. Mereka ini, berasal dari
Undip, Universitas Udayana, Unnes, Unsoed, sekolah Kemenkes, sekolah Pertanahan, perguruan tinggi lainnya.

“Para alumni ini menceritakan pengalamannya, bagaimana tantangan, hambatan, yang mereka hadapi, hingga mereka bisa masuk ke perguruan tinggi negeri,” jelas Nuryadin, SSos, MPd, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Sabtu (23/01/2021).

Tujuan dari acara Bincang Alumni ini, menurut Nuryadin, untuk memberikan wawasan kepada anak-anak, khususnya kelas XII yang sebentar lagi akan lulus, untuk memotivasi mereka supaya lebih semangat lagi untuk kuliah.

Walaupun, kata Nuryadin, SMK itu diarahkan untuk langsung kerja, tapi khusus untuk SMK Kesehatan Purworejo, siswa-siswanya diarahkan juga untuk kerja sambil kuliah bagi yang tidak mampu.

“Karena mottonya adalah, lulusan SMK Kesehatan Purworejo siap kerja siap kuliah, siap bekerja sambil kuliah,” ungkap Nuryadin.

Ada alasan kuat, kenapa Nuryadin selalu mendorong siswanya untuk kuliah. Dalam undang-undang Ketenagakerjaan Republik Indonesia disebutkan, kalau hanya lulusan SMK itu kontrak kerja 2 tahun sehingga memang kalau ingin jadi karyawan tetap, ya mau tidak mau minimal D3.

Saat ini, kata Nuryadin, eranya sudah globalisasi. Bandara internasional YIA sudah jadi. Dia tak ingin anak-anak Purworejo seperti penduduk asli Banten, yang hanya menyaksikan pesawat naik turun, dan mereka tidak pernah memanfaatkan itu .

“Agar bisa memanfatkan bandara itu anak-anak Purworejo harus berkualitas, berstandar nasional maupun internasional. Mau tidak mau mereka harus kuliah,” kata Nuryadin.

Dan sesuai ajaran agama, menurut Nuryadin, bahwa menuntut ilmu itu kewajibannya dari lahir sampai liang lahat dan Allah jelas akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu itu.

Acara Bincang Alumni ini, ujar Nuryadin, akan terus diadakan setiap tahun. Dan secara kebetulan, dalam program SNMPTN tahun ini, SMK Kesehatan Purworejo mengirimkan banyak siswa untuk ikut program tersebut. Sebagai sekolah terakreditasi A, kuota untuk SMK Kesehatan Purworejo cukup banyak.

“Kita berharap, dengan acara ini anak-anak akan lebih semangat lagi untuk melanjutkan kuliah. Ini juga bagian dari publikasi sekolah SMK Kesehatan Purworejo yang memang unggul. Tahun ini kita berharap lebih banyak siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri,” pungkas Nuryadin. (Jon)