Bijak Mengkonsumsi Alkohol, Seberapa Ukuran Aman?

    


Foto: Ilustrasi

KORANJURI.COM – Minuman alkohol di Indonesia termasuk industri yang diatur ketat dengan 150 peraturan di semua aspek industri. Diluar itu, pemahaman masyarakat tentang minuman beralkohol masih rendah.

Dendy dari Diageo sebagai pemegang lisensi bir dan mikol merek terkenal di dunia menyebutkan, pemahaman masyarakat tentang minuman alkohol mulai meningkat.

Namun, di Indonesia banyak menghadapi isu alkohol oplosan yang sangat berbahaya.

“Kami punya program smashed yang membantu anak-anak usia 12-18 tahun membangun pemahaman dan keterampilan melewati masa-masa sulit. Selain itu, juga untuk mencegah konsumsi alkohol dibawah umur,” jelas Dendy di Denpasar, Minggu, 24 Juni 2018.

Pihaknya selama ini menyasar wilayah di Jabodetabek dan Bali dengan menghelat berbagai kegiatan. Di Denpasar, akan digelar Forum Discussion Group (FGD) yang diadakan di Hotel Grand Bali Beach Sanur Senin, 25 Juni 2018. Tajuk yang diangkat yakni, ‘Bijak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol’.

Sementara itu, konsumsi alkohol di Indonesia menjadi paling rendah di Asia. Jumlah konsumsi per kapita sebanyak 0,6 liter. Dendy menjelaskan, jumlah itu termasuk konsumsi alkohol diluar pajak resmi yang ditetapkan.

“0,6 liter termasuk konsumsi alkohol ilegal atau diluar pajak. Sedangkan kalau dihitung dari pajak minuman beralkohol hanya 0,1 liter per kapita per tahun,” jelasnya.

Lantas, berapa ukuran aman mengkonsumsi alkohol? Dendy menyebutkan, alkohol diurai habis dalam tubuh membutuhkan waktu 1 jam.

“Bir dengan kandungan alkohol 5 persen atau satu kaleng berisi 330 ml setara dengan 1/3 wine atau 100 ml,” jelas Dendy.

Edukasi tentang minuman beralkohol itu akan terus dilakukan meskipun, Diageo merupakan pemegang lisensi minuman keras. Pihaknya tahun ini menggandeng 7 seniman Indonesia dengan mengadakan kampanye ‘Mark Your Step’ Johnie Walker®. (Way)