BI Bali Serahkan Paket Bantuan Sembako ke Masyarakat

    


Kepala Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho (kiri), anggota komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya (tengah) menyerahkan secara simbolis bantuan kepada organisasi pers PWI yang diterima ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra, Selasa, 12 Mei 2020 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bank Indonesia Provinsi Bali menyalurkan bantuan program sosial kepada masyarakat melalui lembaga desa dan organisasi kemasyarakatan.

Bantuan CSR yang diberikan berupa paket sembako dan sarana kesehatan. Kepala Kantor Perwakilan wilayah BI Bali Trisno Nugroho mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar itu sangat penting. Mengingat, dampak ekonomi akibat pandemi cukup berat bagi masyarakat.

“Kami bersama stakeholders lain mencari cara agar Bali kembali pulih ekonominya,” jelas Trisno Nugroho di ruang pertemuan Graha Tirta Gangga Gedung BI Bali, Selasa, 12 Mei 2020.

Dalam kondisi inflasi Bali mengalami penurunan, bansos yang dibarengi upaya pemulihan ekonomi, bisa membantu masyarakat di tengah keterpurukan. Trisno mengingatkan, kondisi wabah yang tak bisa diprediksi ini, mau tidak mau mengharuskan masyarakat hidup berdamai dengan covid-19.

“Ini kita akan hidup berdampingan, sampai Desember mungkin, sampai ditemukan obat dan vaksin, oleh karena itu kita harus sama-sama memikirkan bagaimana kita buka sektor ekonomi kedepannya,” jelas Trisno.

Bali dengan tingkat kesembuhan covid-19 tertinggi secara nasional dan dunia, menurut Trisno, memberikan harapan akan segera bangkit dari keterpurukan daya dukung pemghiduoan masyarakat.

Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya mencermati desakan agar BI mencetak uang lebih banyak. Menurut Rai Wirajaya, usulan itu hanya membantu di masa pandemi seperti sekarang. Namun dalam kondisi ekonomi nasional kembali pulih, justru akan menjadi masalah baru.

“Ada yang mendorong BI mencetak uang baru, Tapi kalau saya mengatakan, sekarang BI cetak uang banyak, tapi ketika keadaan normal dan BLBi turun, masalah itu tidak selesai dalam satu periode masa politik dan akan mengalami inflasi tinggi,” jelas Rai Wirajaya.

“Saya memahami sekali tapi mari sama-sama jadi negarawan,” tambahnya.

Paket Sembako

1.300 paket sembako dan 5.000 masker diserahkan kepada 14 lembaga dan Desa Adat di sekitar kantor Bank Indonesia Bali.

Lembaga yang menerima antara lain, Banjar Antap, Desa Dangin Puri Kangin, Banjar Tega, Desa Adat Yang Batu, ACT Foundation Cabang Bali, MDA Provinsi Bali, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Bali.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali, STAI Denpasar, Yayasan Lengus Hijau dan Paguyuban Wathan Lamahala. (Way)