Begini Wajah Pasar Badung yang Dikagumi Jokowi

    


Paska terbakar pada 2016 lalu, Pasar Badung beroperasi kembali pada 24 Februari lalu dan diresmikan presiden Joko Widodo pada Jumat, 22 Maret 2019 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Jokowi meresmikan Pasar Badung dan begitu terkesan dengan arsitekturnya. Bahkan, ia menyebut Pasar Badung sebagai pasar tradisional terindah yang pernah dilihat. Lantas seperti apa rupa pasar tradisional direvitalisasi paska kebakaran pada 2016 lalu?

Setelah diresmikan pasar Badung jadi ikon pengembangan ekonomi kerakyatan di Kota Denpasar. Bukan itu saja, fasilitas yang dibangun diantaranya, ramah disabilitas, ramah anak, ruang bermain anak, dan timbangan pos ukur ulang reward Kota Denpasar sebagai Kota Tertib Ukur Tahun 2017 oleh Dirjen Metreologi Kementrian Perdagangan RI.

Serta yang paling fenomenal adalah Taman Kumbasari Tukad Badung sebagai inovasi yang dipadu dengan Smart Heritage Market Denpasar.

“Pasar Badung kini telah menjadi salah satu Pasar Rakyat dengan kualitas yang mumpuni dan bertaraf nasional, sehingga diharapkan masyarakat nyaman berbelanja di Pasar Badung ini,” jelas Walikota Denpasar IB Rai Darma Wijaya Mantra saat peresmian Pasar Badung, Jumat, 22 Maret 2019.

Total seluruh meja los saat ini sebanyak 1.450 unit ditambah jumlah kios sebanyak 290 unit. Jumlah itu siap untuk menampung pedagang lama Pasar Badung sebanyak 1.698 pedagang.

Pasar Badung dibangun dengan Dua basement dan empat lantai dengan masing-masing lantai dilengkapi berbagai fasilitas mulai dari lift, eskalator, fasilitas WiFi di 18 titik serta cerita sejarah yang melatarbelakangi berdirinya pasar legenda itu.

“Yang terus kami kembangkan dalam meningkatkan daya saing pasar tradisional adalah manajemen, fasilitas dan infrastruktur penunjang yang harus dimodernisasi,” kata Rai Mantra.

Saat meresmikan, Jokowi menitip pesan, agar pasar Badung dikelola dengan manajemen baik. Sehingga, mampu bersaing dengan pasar moderen bahkan dengan Hypermall.

“Bukan harus pasarnya yang bersih tapi pedagangnya juga harus bersih. Yang penting, jangan sampai pasar becek, bau dan kotor,” kata Presiden Joko Widodo. (Way)