Begini Ngerinya Tugas di Tapal Batas, TNI/Polri Melakukannya…

    


Satgas Pamtas RI-RDTL Batalyon Infanteri 743/PSY - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Tak tentu waktu dan tak peduli cuaca. Begitulah yang dilakukan prajurit TNI yang bertugas di perbatasan dalam melaksanakan patroli. Bahkan, menurut Dansatgas Pamtas RI-RDTL Mayor Inf I Putu Tangkas Wiratawan, patroli di wilayah perbatasan tidak perlu menunggu perintah.

“Pelaksanaan patroli seperti sekarang waktunya tidak menentu, tidak tergantung cuaca dan tidak perlu menunggu perintah. Jadi patroli wilayah perbatasan bisa dilaksanakan kapanpun,” jelas Putu Tangkas Wiratawan.

Penjagaan di wilayah tapal batas dibawah kendali Batalyon Infanteri 743/PSY. Ketika Timor Leste telah berdiri sebagai negara mandiri terpisah dari Indonesia, aktifitas ekonomi ilegal marak terjadi melalui frontier area.

Pelintas batas dan penyelundupan, dikatakan Putu Tangkas Wiratawan, bisa jadi akan mengganggu keamanan antar dua negara. Pihaknya tidak hanya bekerja sendiri mengamankan tapal batas. Namun bekerjasama dengan kepolisian dan perangkat desa terdekat yakni, Desa Tulakadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Christian, Kepala Desa Tulakadi mengatakan, patroli gabungan yang selalu digelar Satgas Pamtas RI-RDTL, memberikan rasa aman di wilayah desa perbatasan.

“Kami merasa aman dengan patroli gabungan TNI/Polri. Warga juga nyaman dalam beraktifitas,” jelas Christian.

Sementara, Kapolsek Tasifeto Timur, Iptu Arifin, kepolisian selalu dilibatkan dalam pengamanan perbatasan. “Kepolisian siap dan selalu mendukung patroli Satgas Pamtas. Tujuannya, adalah meminimalisir upaya kejahatan yang melewati perbatasan,” jelas Arifin. (*)