Begal Pegowes Tewas Diterjang Timah Panas Petugas

    


Polda Metro Jaya akan terus memburu begal pesepeda yang meresahkan warga Ibukota - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Polda Metro Jaya menembak tersangka F, salah satu pelaku begal yang mengincar para pesepeda. Sedangan yang pelaku lainnya kini meringkuk di tahanan Mapolda menunggu proses peradilan.

Pelaku yang ditahan antara lain, F alias Papung (22) meninggal dunia. F sebagai otak kawanan begal ini. Sedangkan, pemetiknya atau pelaku di lapangan yakni, AH (30), dan FH alias Acil (30).

Para pelaku menjual hasil kejahatannya kepada 3 penadah yang juga ikut diringkus. Mereka masing-masing, MM (36), SF (37) dan DRF (34).

Polisi sebelumnya telah menerima laporan dari 3 korban yang terjadi di sekitar Terminal Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 21 November 2020 lalu.

“Korban mengadu ponselnya dirampas pengendara sepeda motor,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat jumpa pers di Mapolda Metro, Senin (30/11/2020).

Selain itu, kata Yusri, laporan yang sama terjadi di kawasan Sektor 7, Bintaro, Tangerang Selatan dan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada 28 November 2020 lalu.

Resmob Polda Metro Jaya melakukan pengembangan hingga berhasil mengamankan 6 orang pelaku dan menembak satu pelaku yang berusaha melawan ketika petugas menangkapnya.

Setiap beraksi, kata Yusri, kelompok begal ini menggunakan satu sampai dua sepeda motor.

“Biasanya satu motor mengawasi, dan satu motor lagi untuk eksekusi dan selalu dilakukan oleh pemetiknya,” ujarnya.

Yusri menjelaskan dari pengakuan tersangka, kawanan ini ternyata tidak hanya menyasar pesepeda saja.

“Tapi juga warga yang sedang duduk dan bersantai di pinggir jalan, bisa jadi korban mereka, HP yang diincar,” jelasnya.

Petugas mendapat pengakuan, kelompok ini sudah beraksi selama 20 kali selama 2020 ini.

Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan Pasal 480 KUHP tentang penadahan barang hasil kejahatan.

“Ancaman hukumannya hingga sembilan tahun penjara,” kata Yusri. (Bob/Lita)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas