Bea Cukai Ngurah Rai Keluarkan 125 Paket Kokain dari Perut Warga Peru

    


Warga Peru berinisial GTM (55) ditangkap petugas Bea Cukai Ngurah Rai pada 26 Juni 2019 lalu.

KORANJURI.COM – Warga Peru berinisial GTM (55) ditangkap petugas Bea Cukai Ngurah Rai pada 26 Juni 2019 lalu. Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Himawan Indarjono mengatakan, pelaku merupakan jaringan sindikat narkoba internasional.

Dikatakan Himawan, GTM menyimpan kokain 950 gram dengan taksiran nilai Rp 2,7 milyar. Kokain itu dibawa dengan cara dimasukkan ke dalam perut atau ditelan.

“Penindakan pada tanggal 26 Juni, kami lakukan di Terminal Kedatangan lnternasional Bandara I Gusti Ngurah Rai terhadap seorang pria asal Peru yang menggunakan modus swallow (telan),” jelas Himawan, Jumat, 19 Juli 2019.

Ditambahkan Himawan, kokain di dalam perut pelaku, terungkap melalui prosedur pemeriksaan badan dan rontgen.

“Sekitar pukul 16.00 Wita tanggal 26 Juni 2019, seorang pria WN Peru dengan inisial GTM (55) tiba di Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat Emirates EK 450 rute Dubai-Denpasar,” jelasnya.

Berdasarkan hasil rontgen, terdapat indikasi adanya benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan GTM.

“Dari dari dalam perut pelaku terdapat 125 bungkusan plastik seberat 950 gram yang diketahui sebagai kokain,” ujar Himawan.

Kokain tersebut diperkirakan dapat dikonsumsi oleh 4.750 orang. (Way)