Bantuan Ketahanan Pangan Keluarga jadi Opsi di Tengah Pandemi

    


Kelian Dinas Banjar Belaluan, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati Gianyar, I Wayan Agus Putrawan, Spd saat menunjukan bantuan bibit sayuran saat ditemui di rumahnya, Senin (27/4/2020) - foto: Catur/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk meringankan beban kebutuhan pangan keluarga ditengah pandemi Covid-19 ini, Banjar Belaluan, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati Gianyar memberikan bantuan ketahanan pangan keluarga bagi masyarakat banjar Belaluan, Minggu (26/4/2020) kemarin.

Bantuan ketahanan pangan keluarga yang dibagikan berupa bibit sayur matur antara lain, 1.000 bibit tomat, 1.000 bibit terong, dan 10 biji bibit cabai per orang. Bantuan itu akan diberikan kepada 218 KK di Banjad Belaluan, Desa Singapadu Tengah, Sukawati.

Kelian Dinas Banjar Belaluan, Desa Singapadu Tengah, I Wayan Agus Putrawan, S.Pd, mengatakan, bantuan ketahanan pangan keluarga berupa bibit ini merupakan pemberian dari Anggota DPR RI asal Desa Guwang Sukawati, I Nyoman Parta.

“Bantuan ketahanan pangan keluarga berupa bibit ini sebenarnya merupakan pemberian bapak I Nyoman Parta dari anggota DPR RI. Waktu itu, kami dari Banjar Belaluan melihat beliau (I Nyoman Parta) menanam sayuran di persawahan melalui media sosial. Kemudian kami mencoba untuk menghubungi beliau dan ternyata diberikanlah bantuan ini,” ujarnya.

“Kalau situasi ini terus berkelanjutan maka ini akan menjadi solusi untuk mencukupi kebutuhan warga banjar kami seperti sayuran serta cabai,” tambahnya.

Dikatakan Wayan Agus Putrawan yang juga guru pengabdi di SMP Negeri 4 Tegallalang, bantuan itu diserahkan kepada masyarakat Banjar Belaluan dengan mendatangi satu persatu rumah warga atau diambil melalui Satgas Gotong Royong.

“Penyalurannya adalah dengan langsung memberikannya kepada masyarakat ke rumah-rumah ataupun masyarakat yang dapat mengambilnya ke Satgas,” ungkapnya.

Harapannya juga, agar situasi mewabahnya Covid-19 cepat berlalu dan situasi menjadi normal kemvali agar ekonomi masyarakat khususnya yang kurang mapan dapat lebih baik. (ning)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas