Bangun Jiwa Leadership, 215 Siswa SMPN 8 Purworejo Dididik Melalui Kawah Kepemimpinan

    


Kepala SMPN 8 Purworejo, Drs Wahyudi Waluyojati, M.M.Pd., saat membuka dan menyampaikan materi dalam kegiatan Kawah Kepemimpinan, Sabtu (29/10/2022) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk membangun jiwa dan karakter kepemimpinan (leadership), sebanyak 215 siswa SMPN 8 Purworejo mengikuti Diklat Kawah Kepemimpinan selama dua hari, dari Sabtu (29/12/2022) hingga Minggu (30/12/2022) di sekolah setempat.

Dibuka secara resmi oleh Kepala SMPN 8 Purworejo, Drs Wahyudi Waluyojati, M.M.Pd., kegiatan Kawah Kepemimpinan bertujuan untuk membentuk karakter siswa menjadi seorang pemimpin.

“Pada anak-anak terutama calon-calon pemimpin di SMPN 8 Purworejo, khususnya OSIS ini diharapkan memiliki karakter dan jiwa kepemimpinan yang kuat seperti layaknya kita mengembangkan profil Pelajar Pancasila,” kata Wahyudi di sela kegiatan.

Dengan harapan, mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang bisa lebih memperhatikan seluruh kepentingan dari anak buah atau masyarakat yang ada.

“Harapan saya kedepan, akan mendapatkan pengurus OSIS yang luar biasa dengan Kawah Kepemimpinan ini, baik dari sisi disiplin, karakter, karena memang kita mendidik mereka itu kedisiplinan dengan melibatkan Koramil. Ada dinamika kelompok dengan menjalin kerjasama antar anak-anak dalam berorganisasi sehingga dapat tercapai tujuan berorganisasi,” ungkap Wahyudi.

Fajar Tri Setiawan, S.Pd., selaku Ketua Panitia kegiatan menjelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk memperbaiki karakter anak. Karena efek dari pandemi kemarin secara karakter anak kurang terasah, karena pembelajaran secara daring.

Dikumpulkannya siswa untuk dibina karakternya, menurut Fajar, agar memiliki karakter seorang pemimpin kedepannya, yang meliputi kedisiplinan, berani mengungkapkan pendapat, dapat memimpin teman-temannya, dapat memecahkan masalah, serta memiliki kepekaan sosial lingkungan sekitar.

“Total peserta 215 siswa, terdiri dari perwakilan kelas 7 dan 8 berjumlah 160, sisanya dari pengurus OSIS dan Dewan Penggalang,” ungkap Fajar.

Latihan Kedisiplinan dari Koramil Purwodadi, salah satu materi dalam kegiatan Kawah Kepemimpinan di SMPN 8 Purworejo, Sabtu (29/10/2022) - Sujono/Koranjuri.com

Latihan Kedisiplinan dari Koramil Purwodadi, salah satu materi dalam kegiatan Kawah Kepemimpinan di SMPN 8 Purworejo, Sabtu (29/10/2022) – Sujono/Koranjuri.com

Hari pertama Diklat, kata Fajar, diisi dengan pembukaan dan pemberian materi tentang Kepemimpinan dari Kepala Sekolah, dilanjutkan dengan materi Wawasan Kebangsaan dan kegiatan lapangan dari Koramil Purwodadi.

Malamnya, setelah sholat Isya’, siswa melakukan pengembaraan, dengan jalan keliling lingkungan sekolah untuk melatih kepekaan siswa terhadap lingkungannya.

“Misal di jalan melihat kok jalannya gelap, kepekaan sosialnya apa. Misal dia menjadi seorang pemimpin di desa, apa yang dapat mereka lakukan? Tujuannya melatih kepekaan sosial,” jelas Fajar sambil menyebut, ada 12 pembina yang melakukan pembimbingan dalam kegiatan tersebut.

Pada hari kedua, Minggu (30/12/2022) pagi, kegiatan diawali dengan sholat subuh berjamaah, dilanjutkan dengan olahraga pagi dan bersih-bersih, PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan ekplorasi bakat yang terbagi menjadi 7 kelompok.

“Dalam eksplorasi bakat ini, masing-masing siswa menampilkan bakat atau keahliannya, yang dilanjutkan dengan aksi sosial di lingkungan sekolah. Mereka bisa membantu membersihkan lingkungan,” terang Fajar, sambil menambahkan, setelah mengikuti kegiatan ini siswa diberi tugas untuk membuat laporan terkait tugas yang sudah dilaksanakan dan apa manfaat dari kegiatan ini.

Dengan mengikuti kegiatan Kawah Kepemimpinan ini, menurut Fajar, akan terlihat bagi siswa yang memiliki jiwa kepemimpinan untuk memimpin teman-temannya. Mereka juga akan memiliki karakter yang baik seperti kedisiplinan, bertanggung jawab, serta sifat-sifat seorang pemimpin akan muncul pada diri anak.

Misal, kata Fajar, saat pembelajaran berani mengungkapkan pendapat, berani mengaku salah jika salah. Karakter ini yang ditekankan pada anak/siswa.

“Pelatihan ini ditujukan untuk generasi penerus para pengurus OSIS dan Dewan Penggalang yang sebentar lagi akan purna. Dari sini kita tahu anak-anak yang memiliki potensi untuk menjadi contoh adik-adiknya,” pungkas Fajar sambil menambahkan, jika hasil dari kegiatan ini baik, akan diagendakan lagi selanjutnya bagi siswa yang belum mengikuti. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS