Bangkitnya Perempuan Pengusaha Mengangkat Ekonomi Kerakyatan

    


Ketua Dewan Pembina IWAPI Provinsi Bali Putri Suastini Koster menghadiri HUT Ke-45 IWAPI Bali, Minggu (9/2/2020) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Tahukah, bahwa 60 persen jumlah pengusaha mikro dan kecil di Indonesia adalah perempuan. Mereka bergerak dalam lini usaha yang mengangkat ekonomi kerakyatan.

Ketua Dewan Pembina IWAPI Provinsi Bali Putri Suastini Koster mengatakan, perempuan harus maju dengan segala kemampuannya.

“Tantangan di era global harus dijawab dengan peningkatan kualitas perempuan. Kedepan IWAPI fokus dalam peningkatan sumber daya manusia, pemasaran dan permodalan, termasuk membangun jaringan,” kata Putri Koster di Denpasar pada HUT Ke-45 IWAPI Bali, Minggu (9/2/2020).

Putri Koster juga mensosialisasikan kain asli Bali songket dan endek. Menurut Ketua Dekranasda Provinsi Bali ini, Bali memiliki kekayaan fashion yang harus dikembangkan secara luas. Ia berharap kain songket dan endek jadi salah satu pilihan berbusana.

“Diharapkan kain songket ataupun endek sebagai warisan Adiluhung akan tetap lestari, dan meningkatkan kesejahteraan para pengrajin,” kata Putri Koster.

Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Bali A.A.A Tini Rusmini Gorda mengatakan, pemberdayaan perempuan kedepannya harus ditingkatkan.

“Hari ini sekaligus kita deklarasi dalam menggunakan busana kain printing untuk selamatkan songket Bali,” kata Rusmini.

HUT IWAPI Ke-45 mengangkat tema
‘Meningkatkan peran dan kualitas perempuan pengusaha menuju Indonesia Maju’. (*)