Ban Depan Pecah, Mobil Rombongan Wisatawan China Terguling di Nusa Penida

    


Kecelakaan tunggal mobil yang mengangkut wisawatan di Nusa Penida. Akibat kejadian itu, 5 orang termasuk sopir harus mendapatkan penanganan medis - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Sebuah mobil APV berpenumpang wisatawan China, sore kemarin (14/04/2017) terguling di Simpang Banjar Sebuluh Karang Dawa, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Mobil tersebut mengangkut 4 orang wisatawan. Rombongan turis asal Tiongkok.

Keempat wisman Tiongkok itu masing-masing, Li Cing (28), Haring Wei (29), Li Chung Hu (27) dan Liau Suching (23). Li Cing (28) mengalami luka pada kepala, tangan dan di beberapa bagian tubuh lainnya, namun masih dalam keadaan sadar. Rombongan lainnya hanya mengalami luka lecet.

Sedangkan sopir yang sekaligus guide bernama I Ketut Cinta mengalami patah tulang tangan dan lecet lecet dan perlu mendapatkan penanganan serius.

“Semua korban sudah dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah,” kata Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Suastika.

Jumat (14/04/2017) sekitar pukul 08.30 wita kemarin, 4 orang wisatawan asal China menyeberang ke Nusa Penida dan turun di Pelabuhan Maruti. Dari situ, rombongan melanjutkan wisata dengan menumpang mobil dengan tujuan Pantai Klingking yang berlokasi di Desa Bunga Mekar.

Di perjalanan, salah satu penumpang mengaku sudah merasakan mobil terasa oleng. Kondisi itu benar-benar terjadi. Setelah mobil tiba di simpang Dusun Sebuluh Karang Dawa, tiba-tiba ban depan sebelah kiri pecah.

Seketika mobil oleng dan sopir tak mampu menguasai laju kendaraannya. Hingga kemudian menabrak batu dan langsung terguling. Penumpang di dalam mobil panik dan terpelanting.

“Semua korban selamat dan hanya menderita luka-luka saja. Mereka segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis,” jelas Suastika.
 
 
Yan