Balita Bermain Korek Api, Satu Rumah Terbakar

    


Petugas tengah memeriksa puing-puing kebakaran sebuah rumah di Kuta, Jumat, 02 September 2016 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Sebuah rumah yang berada di pemukiman jalan Majapahit, Gang Medori No. 10, Lingkungan Pemamoran Kuta, Bali, sore tadi sekitar pukul 15.15 wita ludes terbakar. Api diduga berasal dari korek api yang dimainkan anak-anak.

Rumah tersebut diketahui milik keluarga I Made Sedana seluas 12×10 meter. Menurut keterangan saksi ibu kandung pemilik rumah, Ni Wayan Kondri (70), sekitar pukul 14.00 wita sempar melihat dua cucunya yang berumur 4 tahun dan 2 tahun tengah bermain korek api di teras rumah.

Menurut Kondri, ia sempat melarang dan mengambil korek api dari kedua balita tersebut. Namun sekitar pukul 15.15 wita, Kondri mencium bau sangit seperti barang terbakar. Pada saat yang sama didapati api telah membesar membkar seisi kamar tidur di bagian tengah ruangan.

Sementara, pemilik rumah I Made Sedana, pada saat kejadian tengah berbicang-bincang di luar rumah dan mencium bau terbakar. Ia segera merespons dengan memanggil kedua anaknya yang masih balita itu.

“Saya panggil-panggil mereka keluar rumah dan saya sempat bertanya kepada mereka apakah bermain korek api,” ujar Made Sedana, Jumar, 02 September 2016.

Hanya saja pada saat itu api terlihat sudah mulai berkobar dan Made Sedana mengatakan berusaha menyelamatkan kedua balitanya tersebut. Pada peristiwa enam unit Damkar berjibaku menjinakkan api sampai padam sekitar pukul 16.30 wita.

Sementara, jumlah kerugian akibat kebakaran belum dapat ditaksir. Namun dari sisa-sisa puing yang terbakar terdapat 4 unit sepeda motor. Api juga meluluhlantakkan 3 kamar kos beserta isinya, 3 kamar tidur dan ruang tamu.

“Termasuk dokumen-dokumen penting juga ikut terbakar,” jelas Made Sedana.
 
 
Way/yan