Bali Siapkan 10 Hotel untuk Karantina OTG dan Penderita Gejala Ringan

    


Ilustrasi

KORANJURI.COM – Pemprov Bali melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan 10 hotel sebagai tempat karantina bagi warga yang terkonfirmasi positif dengan gejala ringan dan Orang Tanpa Gejala (OTG).

10 Hotel yang disiapkan, satu diantaranya akan dikelola langsung oleh Provinsi dan sisanya dikelola oleh Kabupaten dan Kota Denpasar.

“Ini upaya mengakomodir kasus OTG dan gejala ringan yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” kata Kepala BPBD Bali Made Rentin, Senin, 21 September 2020.

Dikatakan Rentin, kecenderungan anggota keluarga yang hidup bersama OTG di rumah, ada kemungkinan tidak disiplin. Persoalan itu bisa jadi sebab baru penyebaran covid-19 dan bisa menjadi cluster keluarga.

“Yang positif dengan gejala ringan atau OTG mungkin saja sudah disiplin untuk mengisolasi dirinya, namun belum tentu dengan keluarga mereka, baik pasangan, orangtua maupun anak-anak mereka,” jelasnya.

Made Rentin menambahkan, tenaga kesehatan baik perawat maupun dokter yang menangani dan bersentuhan langsung dan terkonfirmasi positif juga diprioritaskan untuk mendapatkan hotel tempat isolasi.

Saat ini dari 157 kapasitas kamar yang tersedia di tiga tempat karantina (Diklat BPK Pering, Bapelkesmas dan Wisma Bima) telah terisi 88 kamar. Lainnya tersebar di 17 rumah sakit rujukan.

Untuk meminimalisir penambahan kasus akibat transmisi lokal, tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bali akan memperketat kembali pengawasan dan penanganan.

Termasuk, kontrol bagi warga yang sudah terindikasi dan terkonfirmasi positif dengan gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG).

Sementara, data terbaru perkembangan covid-19 di Bali pada Senin, 21 September 2020 mencatat, terjadi pertambahan 139 orang melalui transmisi lokal. Kesembuhan 80 orang dan 6 orang meninggal dunia.

Secara akumulasi, total kasus terinfeksi covid-19 di Bali mencapai 7.888 orang, kesembuhan 6.418 orang (81,36%), dan kasus meninggal dunia 222 orang (2,81%).

Kasus aktif yang ditangani oleh otoritas di Bali hari ini Senin (21/9/2020) sebanyak 1.248 orang (15,82%). (Way)