Bali Rawat 1.196 Pasien Covid-19 per 8 September 2020

    


Data Covid-19 di Bali, Selasa, 8 September 2020

KORANJURI.COM – Kasus covid-19 di Bali masih menunjukkan kecenderungan naik. Bahkan grafik kenaikannya terbilang cukup tajam dibandingkan sebelum aktifitas masyarakat dibuka kembali.

Tercatat pada Selasa, 8 September 2020, terjadi penambahan sebanyak 164 orang terdiri dari 163 kasus transmisi lokal dan 1 kasus dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Sejalan dengan penanganan yang dilakukan, angka kumulatif kesembuhan di hari yang sama juga bertambah 114 orang dan 12 pasien terkonfirmasi meninggal dunia.

Total angka Covid-19 selama hampir enam bulan menginfeksi Pulau Dewata sebanyak 6.549 orang, Kesembuhan 5.225 orang (79,78%), dan pasien meninggal dunia menjadi 128 orang (1,95%).

Sedangkan kasus aktif menjadi 1.196 orang (18,26%). Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 dan tempat karantina di Bali.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, kasus WNI terkonfirmasi melalui transmisi lokal terus meningkat tajam.

“Per hari ini sebanyak 6.146 kasus (93,85%),” ujarnya di Denpasar, Selasa, 8 September 2020.

Lonjakan kasus covid-19 di Bali juga menjadi perhatian Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Menurut tokoh pariwisata Bali ini, aktifitas masyarakat yang meningkat berkontribusi pada penambahan kasus covid-19 di Bali.

Namun, aktifitas tinggi itu sering tidak dibarengi disiplin protokol kesehatan.

Saat ini, Kata Cok Ace, pola sebaran covid-19 di Bali terjadi di dalam rumah. Kondisi itu terlihat dari meningkatnya pasien dalam kelompok rentan yang terinfeksi covid-19. Rata-rata kelompok berusia diatas 50 tahun itu juga memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid.

“Anak-anak muda yang bisa saja terinfeksi tanpa gejala, mereka pulang ke rumah dan menularkan kepada orangtuanya. Ini sebagai dampak dari kita membuka aktifitas masyarakat, termasuk pariwisata domestik,” jelas Cok Ace di tempat terpisah. (Way)