Bali Jadi Pasar Tertinggi Mesin dan Peralatan Tato

    


Rudy Ridwan dari Udi Custom Rotary Tattoo Machine - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bali menjadi pasar tertinggi untuk penjualan peralatan tato. Seperti dikatakan Rudy Ridwan dari Udi Custom Rotary Tattoo Machine. Menurut pria asal Bandung ini, mesin tato moderen yang dimilikinya merupakan produk dalam negeri.

“Tapi cukup laris ketika saya ikut event Bali Tatto Expo 2019. Saya setiap tahun ikut acara ini dan sampai sekarang Bali jadi pasar terbesar untuk mesin tato,” jelas Rudi di Bali Creative Industry Centre, Denpasar, Bali, Sabtu, 25 Mei 2019.

Dari Kota Hujan datang ke Bali untuk mengikuti event itu, menurutnya, ada hasil maksimal dari penjualan mesin tatonya.

“Ya, tidak mungkin saya sampai kesini kalau tidak ada profit yang bagus, tapi berapa keuntungan yang saya dapat, yang pasti, pasar di Bali menjanjikan,” ujarnya demikian.

Ada beberapa jenis mesin tato yang digelar di lapaknya mulai dari mesin tato kecil untuk membuat garis sampai ukuran yang besar untuk pewarnaan. Beberapa diantaranya adalah, mesin rotary direct, rotary slide dan rotary pen.

Harga setiap mesin juga berbeda-beda yang menurutnya, tergantung dari jenisnya. Namun Rudy mengatakan, harga termurah mulai Rp 600 ribu sampai termahal yang ia jual Rp 1,8 juta. Diluar itu, adalah mesin tato impor yang didatangkan dari luar negeri.

Bali Tatto Expo 2019 diikuti oleh para seniman tato luar negeri diantaranya dari Malaysia, Spanyol, Australia, Cina, Nepal, Singapura, Korea, Swis, Prancis, Russia, India, Taiwan, dan Vietnam.

Dari dalam negeri hadir seniman tato asal Semarang, Jakarta, Bandung dan Manado.

Event tersebut menggelar kontes dengan beragam kategori. Namun Kontes dalam expo ini tidak bersifat wajib untuk diikuti oleh peserta. (Way)