Bahas Program Strategis, Gubernur dan Dubes Korsel Bersulang Arak Bali

    


Gubernur Bali Wayan Koster dan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Park Tae Sung bersulang Arak Bali - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Park Tae Sung bertemu Gubernur Wayan Koster di Denpasar, Kamis, 10 Desember 2020. Park datang ke Bali untuk menghadiri pembukaan Bali Democracy Forum (BDF) Ke-13 di Nusa Dua.

Selain membahas program strategis antara Bali dengan Korea Selatan, Gubenur juga memperkenalkan arak Bali kepada Dubes Park sebagai mikol tradisional yang jadi bagian dari kearifan lokal Bali.

Keduanya pun melakukan bersulang Arak Bali sebagai simbol persahabatan dan kerjasama.

Koster mengatakan, pertemuan itu sangat penting. Mengingat, Korea Selatan saat ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi yang berkembang pesat di dunia.

Ia mengatakan Provinsi Bali di bawah kepemimpinannya tengah melakukan pengembangan infrastruktur yang ramah lingkungan sebagai bagian dari pemerataan pembangunan.

“Kami sedang membangun infrastruktur darat, laut dan udara sebagai penghubung daerah-daerah di Bali untuk menciptakan pemerataan,” ujarnya.

Gubernur juga mengapresiasi kunjungan wisatawan asal Korea Selatan ke Bali. Gubernur berharap ke depan jumlah kunjungan terus meningkat.

Gubernur juga mengusulkan adanya program pertukaran pelajar di masa depan untuk meningkatkan hubungan kebudayaan Bali dan Korea Selatan.

Sementara, Park Tae Sung mengatakan, pertengahan tahun depan pihaknya akan meresmikan kantor Konsulat Korsel di Bali. Keberadaan Konsulat di Bali diharapkan dapat memberi perlindungan dan pengayoman terhadap warga Korsel yang ada di Bali.

“Rencananya gedung konsulat akan dibuka resmi pada bulan Mei tahun 2021,” kata Dubes Park. (Way/*)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas