Automatic Sanitizer Machine Sterilkan Pelanggan PDAM Purworejo

    


Pemasangan alat Automatic Sanitizer Machine di kantor PDAM Purworejo, salah satu upaya untuk pencegahan penyebaran virus Corona - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo (PDAM), membuat inovasi, dengan membuat Automatic Sanitizer Machine (mesin sanitizer otomatis). Alat yang dipasang di bagian depan sebelum pintu masuk utama ini, akan bekerja secara otomatis, dengan mengandalkan sensor gerak.

Alat ini ditujukan untuk para pelanggan dan karyawan PDAM sendiri, yang akan bekerja dengan menyemprotkan cairan disinfektan secara otomatis dari atas, sisi kiri dan kanan, jika ada sesuatu (orang) yang melintasinya.

“Tujuannya untuk sterilisasi. Jadi semprotan ini akan menyebar ke seluruh tubuh. Dengan cara ini, akan diminimalisir faktor kealpaan (lupa) cuci tangan dengan hand sanitizer,” ungkap Direktur PDAM Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, ST, MSi, Kamis (26/3).

Dijelaskan oleh Hermawan, pemasangan Automatic Sanitizer Machine tersebut, sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), selain secara personal, dengan penyediaan hand sanitizer untuk para pelanggan dan karyawan.

Langkah-langkah yang sudah dilakukan PDAM Purworejo dalam hal ini, selain secara personal dan semi personal (dengan pemasangan Automatic Sanitizer Machine), juga secara massal, bekerja sama dengan Satpol PP, dengan sterilisasi kota Purworejo pada jalur-jalur utama dan fasilitas umum.

“Kita juga akan pasang wastafel untuk cuci tangan lengkap dengan sabun cair anti septik, pada 15 titik, di tempat-tempat fasilitas umum. Ini merupakan hasil kerjasama dari semua BUMD yang ada di Kabupaten Purworejo,” terang Hermawan.

Menghadapi situasi saat ini, Hermawan menyarankan, bagi para pelanggan PDAM yang akan membayar tagihannya, bisa menggunakan ATM ataupun secara online. Toh begitu, pelayanan secara langsung juga masih tetap dilakukan.

“Kita berharap, wabah virus Corona ini cepat berakhir, dan aktivitas bisa kembali normal,” pungkas Hermawan. (Jon)