Asah Kemampuan, 595 Anggota Kodim 0708 Purworejo Ikuti Latihan Menembak

oleh
Asah kemampuan, 595 anggota Kodim 0708 Purworejo ikuti latihan menembak senjata ringan (latbakjatri) Triwulan 1 Tahun 2021 di Lapangan Tembak Besole, Kecamatan Bayan, Purworejo, Selasa (16/03/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 595 anggota Kodim 0708 Purworejo mengikuti latihan menembak senjata ringan (latbakjatri) Triwulan 1 Tahun 2021 di Lapangan Tembak Besole, Kecamatan Bayan, Purworejo.

Latbakjatri ini dilaksanakan selama dua hari, dari Senin (15/03/2021) hingga Selasa (16/03/2021) untuk laras panjang dan Jum’at (19/03/2021) bagi prajurit pemegang pistol.

“Latihan menembak ini dilakukan untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan prajurit secara perorangan, yang dibekali senjata SS1 V3. Dalam pelaksanaannya petembak menggunakan silkap tiarap tidak tersandar dengan 3 butir amunisi untuk koreksi dan 10 butir penilaian,” jelas Dandim 0708 Purworejo, Letkol Infanteri Lukman Hakim, SSos, MSi, Selasa (16/03/2021).

Dijelaskan pula, menembak merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI AD, baik yang berdinas di satuan tempur, Sat Banpur, maupun territorial. Tujuannya agar naluri tempur dan kemampuan menembak terpelihara dengan baik.

“Latihan menembak ini merupakan salah satu bentuk pembinaan personil yang terprogram dan terencana dalam setiap triwulan,” ujar Dandim.

Kepada seluruh peserta, Dandim menekankan agar mengikuti prosedur latihan yang benar, serius dan menjaga faktor keamanan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Diharapkan, selesai latihan semua kemampuan prajurit akan terbina.

“Dengan latihan menembak, diharapkan dapat mendukung kemampuan prajurit dalam melaksanakan tugas sebagai aparat komando kewilayahan yang semakin berat,” kata Dandim.

Sementara itu Kapten Infanteri M Tavin Soleh selaku koordinator materi menyampaikan, selain menggunakan laras panjang bagi prajurit yang nominatif dalam jabatan menggunakan pistol maka dilaksanakan dengan jarak 15 meter dengan 3 munisi koreksi dan 10 penilaian.

“Seluruh peserta selain menjalankan prosedur menembak yang di arahkan oleh pelatih, juga mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan sebelum dan setelah selesai menembak mencuci tangan dan handsanitizer,” jelas Tavin Soleh. (Jon)

KORANJURI.com di Google News