Aris Merdeka Sirait: “Saya Siap Menghadapi Laporan Hotma…”

    


Ketua Komnas PA, Aris Merdeka Sirait di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa, 27 Oktober 2015 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Aris Merdeka Sirait menyatakan siap menghadapi tudingan, Hotma Sitompul yang dinyatakan dalam nota keberatan pada sidang perdana dengan terdakwa Margriet Christina Megawe.

Aris Merdeka Sirait disebutkan menyebarkan kabar fitnah terkait perjalanan kasus Engeline yang ditemukan terkubur di halaman belakang rumahnya.

“Saya tidak akan mundur. Silakan kalau mau dilaporkan saya sangat siap menghadapi,” kata Aris di PN Denpasar sebelum sidang kedua Margriet digelar di PN Denpasar, Selasa, 27 Oktober 2015.

Menurut Aris, tudingan tanpa pembuktian dianggap sebagai teror. “Selama belum bisa dibuktikan, saya anggap ini teror. Bagaimana bisa, eksepsi 80 persen isinya menyalahin orang,” tambahnya.

Di persidangan kedua dengan terdakwa Margriet C. Megawe, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberikan tanggapan terkait eksepsi yang berjudul ‘ Tuhan Pasti Turun Tangan’ yang dibacakan oleh Hotma Sitompul pada sidang sebelumnya.

Tanggapan dilakukan untuk menjamin persidangan berjalan sesuai hukum yang berlaku. Jaksa Penuntut Umum yang diketuai Purwanta Sudarmaji menyatakan, kuasa hukum seharusnya tidak memanfaatkan ruang sidang untuk menyerang pihak lain.
“Eksepsi tersebut tidak terkait dalam hal-hal yang diatur dalam KUHAP. Justru eksepsi tersebut malah menyudutkan pihak lain yang tidak terkait dalam persidangan,” kata JPU.

Sidang kedua ini hanya berisi materi tanggapan JPU atas nota keberatan yang diajukan kuasa hukum terdakwa dan akan dilanjutkan pekan mendatang, 3 November 2015 dengan materi keputusan hakim terhadap tanggapan JPU.
 
 
way