API Dorong Welder Penuhi Kualifikasi dan Sertifikasi Internasional

    


Para peserta IIW Forum 2018 foto bersama usai penutupan kongres di Nusa Dua, Bali - foto: Ari Wulandari/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Asosiasi Pengelasan Indonesia (API) sebagai organisasi yang mewadahi para pelaku industri pengelasan di Indonesia membuka jalan bagi para welder muda untuk menjadi tenaga profesional yang bersertifikat internasional melalui dua jalan yakni kualifikasi dan sertifikasi.
 
Melalui event The 71st IIW Annual Assembly & International Conference 2018 (IIW Forum 2018), seluruh ahli dalam bidang welding dari 49 anggota IIW telah membuat kesepakatan bahwa semua tenaga profesional yang telah bersertifikasi internasional akan bisa diterima bekerja di perusahaan industri manapun baik di dalam negeri maupun di mancanegara.

Sertifikasi internasional ini merupakan bukti bahwa tenaga profesional pengelasan tersebut benar-benar qualified di bidang pengelasan.

Presiden Asosiasi Pengelasan Indonesia (API), Achdiat Atmawinata, menyatakan ada beberapa tingkatan atau jenjang tenaga profesional pengelasan mulai dari entry level international welder, international welding practitioner (supervisor welder), international welding inspector (juru periksa), international welding specialist, international welding technologist dan jenjang yang paling tinggi adalah welding engineer. 

Pada saat ini diperkirakan jumlah welder di Indonesia lebih dari 1.000.000 orang sementara jumlah welder engineer lebih dari 1.500 orang.
 
“Kami mendorong pihak Industri-industri untuk memberikan ruang kepada para tenaga profesional yang bersertifikasi internasional ini. Dengan didukung oleh tenaga profesional yang berkompeten dan bersertifikasi, maka produk barang yang dihasilkan industri bisa memiliki kualitas baik, kualitas perusahaan pun akan ikut meningkat, penetrasi pasar bisa masuk ke taraf internasional, dan lain sebagainya. Ini tentu akan menjadi added value bagi perusahaan. Oleh karena itu kami menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan tenaga profesional ini untuk sampai ke sertifikasi internasional,” jelas Achdiat dalam penutupan The 71st IIW Annual Assembly & International Conference 2018 (IIW Forum 2018), Jumat (20/7/2018) di Nusa Dua, Bali. 

Ia berharap ke depan akan semakin banyak perusahaan yang ikut berperan dengan cara mendorong tenaga pengelas profesional menjalani proses sertifikasi untuk mendapatkan sertifikasi pengelasan internasional. “Penyelenggaraan IIW Forum 2018 merupakan salah satu upaya API, dengan dukungan penuh dari International Institute of Welding (IIW), untuk meningkatkan kualitas tenaga pengelasan di Indonesia,” jelasnya.
 
Sementara itu, Chairman of the Organising Committee International Institute of Welding (IIW) Forum 2018, Edi Diarman Djasman menyebutkan, saat ini, sebanyak 730 peserta merupakan tenaga profesional dari 47 negara yang ikut ambil bagian dalam acara IIW Forum 2018 ini. (ari)