Antisipasi Peredaran Cabe ‘Palsu’, Tim PMHP Purworejo Monitoring Keamanan Pangan

    


Tim Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP), saat melakukan monitoring di sejumlah pasar di Kabupaten Purworejo, Jum'at (01/01/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sehubungan dengan ditemukannya kasus pewarnaan cabe di Kabupaten Banyumas dengan menggunakan pewarna cat untuk menaikkan harga jual, Tim dari Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo, melakukan monitoring keamanan pangan, Jum’at (01/01/2021).

Monitoring dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan, Wasit Diono, S.Sos. didampingi oleh Kabid Pangan, Kasi Konsumsi dan Keamanan Pangan serta Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP), di sejumlah pasar di Kabupaten Purworejo.

Dari monitoring yang dilakukan di pasar Kutoarjo, Pituruh, Grabag, Baledono, Suronegaran, Kaliboto dan pasar Jenar Wetan, tim PMHP tak menemukan adanya kasus cabe yang diberi pewarna cat.

“Selisih antara harga jual cabe yang hijau dan merah sekitar Rp 20 ribu,” ujar Wasit Diono.

Pada monitoring tersebut, jelas Wasit Diono, juga untuk memberikan edukasi kepada pedagang pasar, agar menjaga kualitas produk yang dipasarkan.

“Apabila menemukan hal mencurigakan bisa melaporkan kepada kepala pasar setempat atau polsek terdekat,” pungkas Wasit Diono. (Jon)