Antisipasi Kerawanan Pergantian Tahun, Bali Masih Siaga Satu

    


Gapura di pantai Kuta/Ilustrasi - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pantai Kuta, Bali menjadi sentral utama bagi wisawatan untuk menghabiskan malam tahun baru. Namun diluar itu, pusat keramaian juga menjadi jujugan warga untuk menghabiskan malam pergantian tahun. Di Denpasar ada empat kantung yang umumnya diserbu oleh warga yakni, Taman Kota Lumintang, Lapangan Puputan Badung, Pantai Matahari Terbit dan Pantai Mertasari, Sanur.

“Di wilayah Denpasar Selatan, petugas kami siaga penuh di dua lokasi yang biasanya terpusat di pantai Matahari Terbit dan Mertasari,” kata Kepala Kepolisian Sektor Denpasar Selatan, Kompol Nanang Prihasmoko, Rabu, 30 Desember 2015.

Selama menggelar operasi Lilin Agung hingga malam pergantian tahun, Bali masih ditetapkan siaga satu. Nanang mengatakan, pihaknya mengantisipasi kerawanan sosial yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan warga dalam menyambut tahun baru.

Di sektor Sanur, polisi fokus pada antisipasi munculnya bentrokan ormas pasca insiden Teuku Umar, 17 Desember 2015 lalu. Pihaknya juga bekerjasama dengan perangkat banjar (Kampung, red) untuk tidak menyalakan kembang api dan petasan selama pergantian tahun.

“Sudah disepakati perayaan pergantian tahun dipusatkan di Pantai Matahari Terbit dan Pantai Mertasari,” ujar Nanang.

Polisi juga menjaga ketat kantor Kedutaan asing maupun Konsulat Jenderal yang berada di wilayah Sanur. Polisi juga siaga dengan pergerakan ISIS yang disinyalir menebar teror di wilayah Bali.

“ISIS juga kita waspadai, terutama di tempat berkumpulnya ekspatriat,” jelas Nanang.
 
 
way