Alun-alun Kutoarjo Akan Direvitalisasi dengan Anggaran Rp 6,5 Milyar

    


Agung Wibowo, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Alun-alun Kutoarjo, akan direvitalisasi tahun ini, dengan anggaran mencapai Rp 6,5 milyar, dengan sumber dana dari APBD. Kegiatan tersebut, merupakan salah satu dari pembangunan fisik di lingkungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo tahun 2021.

Selain alun-alun Kutorajo, ada pembangunan Art Center, yang berlokasi di komplek Museum Tosan Aji (eks gedung KPU, Loka Adi Bina, Kominfo). Bersumber dana dari APBD, anggaran pembangunan Art Center mencapai Rp 3,5 milyar.

“Ada tambahan juga dari DAK (Dana Alokasi Khusus), untuk meneruskan pembangunan 10 tempat kuliner, dan parkir di pantai Jatimalang, dengan anggaran mencapai Rp 1,8 milyar. Kita mengusulkan 18 tempat kuliner, namun hanya 10 yang disetujui oleh kementerian. Sisanya kita usulkan tahun 2022,” jelas Agung Wibowo, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Kamis (14/01/2021).

Dari DAK juga, kata Agung, ada pembangunan lanjutan tempat parkir di Gua Seplawan, dengan anggaran mencapai Rp 1,2 milyar.

Untuk Ganesha Convention Hall (Gedung Wanita), ujar Agung, di tahun ini ada pembongkaran ringan untuk pagar dan gapura yang ada di depan, supaya gedungnya lebih kelihatan dan parkirnya lebih luas. Nantinya, di tempat tersebut untuk taman dan parkir.

“Untuk kegiatan non fiisk, ada pembinaan dan pelatihan untuk pokdarwis maupun desa wisata,” ungkap Agung.

Dijelaskan pula, di tahun 2020, dari target PAD yang dibebankan Dinparbud, tercapai 90 persen lebih, dari target awal Rp 1,7 milyar, kemudian turun karena pandemi menjadi Rp 1,2 milyar.

PAD ini, bersumber dari enam tempat wisata yang dikelola Dinparbud, yakni, Gedung wanita, Pantai Jatimalang, Taman Geger Menjangan, kolam renang Arta Tirta, dan Gua Seplawan, dan Museum Tosan Aji.

“Untuk tahun ini, taget PAD dari pariwisata Rp 1,6 milyar. Semoga tercapai, dan untuk wisatawan kita himbau untuk selalu menaati protokol kesehatan yang sudah ditentukan,” pungkas Agung. (Jon)