Alasan Golkar-Demokrat Calonkan Kembali Petahana di Pilkada Purworejo 2020

    


Kelik Susilo Ardani, Ketua Harian Partai Golkar Purworejo (kiri) dan Ketua Partai Demokrat Kabupaten Purworejo, Yophi Prabowo (kanan) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Paslon Bayu (Bastian-Yuli), kembali dicalonkan dalam Pilkada Purworejo 2020. Keduanya resmi mendaftarkan diri ke KPU, Minggu (06/09/2020).

Partai Golkar dan Partai Demokrat lah yang kembali mengusung paslon petahana ini, didukung dua partai lainnya, PKS dan Hanura.

Ternyata, ada alasan tersendiri, kenapa Golkar dan Demokrat mencalonkan kembali keduanya.

“Kita melihat prestasi yang dimandatkan kepada Agus Bastian dan Yuli Hastuti, yang menjadi dasar kenapa Golkar mencalonkan mereka kembali,” jelas Kelik Susilo Ardani, Ketua Harian Partai Golkar Purworejo, Minggu (06/09/2020).

Hal itu, kata Kelik, didasarkan realita secara utuh, tidak sepotong-potong terhadap progres yang telah dilakukan paslon tersebut selama lima tahun dalam kepemimpinannya.

Walaupun belum sempurna, menurut Kelik, tapi paling tidak 80% program kerja sudah berjalan, dan semuanya sudah sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“RPJMD sendiri merupakan pedoman atau dijadikan kitab kita dalam melaksanakan pembangunan Purworejo selama lima tahun,” kata Kelik.

Hal tak jauh beda diungkapkan Ketua Partai Demokrat Kabupaten Purworejo, Yophi Prabowo. Menurutnya, pasangan Bastian-Yuli telah berhasil dalam merealisasikan visi misinya, yang mencapai 90 persen.

“Jika saja tidak ada Pandemi Covid-19, bisa terealisasi 100 persen,” kata Yophi.

Selain itu, ujar Yophi, karena tuntutan dan aspirasi sebagian masyarakat di kabupaten Purworejo dan seluruh kader partai dan perintah dari DPP yang menginginkan Agus Bastian -Yuli Hastuti memimpin Purworejo kembali.

“Semoga kedepan, dengan terpilihnya Bastian-Yuli kembali, Purworejo menjadi lebih maju dan menjadi lebih baik lagi, sehingga masyarakat lebih sejahtera,” pungkas Yophi. (Jon)