Alami Tren Penurunan, Volume Magma GA Tersisa 2,8 Juta Kubik

    


BNPB mengadakan latihan Tabletop Exercise (TTX) Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Agung yang diadakan BNPB di Sanur, Kamis, 25 Januari 2018 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memantau volume magma Gunung Agung mengalami penurunan. Dari sebelumnya mencapai 40 juta kubik sekarang hanya 2,8 juta kubik di kedalaman 5-6 km.

Kepala PVMBG Kasbani mengatakan, pemantauan terus dilakukan dan saat ini ada tren penurunan volume magma.

“Tak perlu dikhawatirkan, karena Gunung Agung terpantau dengan baik,” jelas Kasbani saat acara Tabletop Exercise (TTX) Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Agung yang diadakan BNPB di Sanur, Kamis, 25 Januari 2018.

Penurunan magma, kata Kasbani terjadi sejak 2 minggu terakhir. Pemantauan dilakukan dengan menggunakan peralatan moderen sehingga hasil didapat cukup valid.

Berkurangnya volume magma itu karena erupsi kecil yang masih sering terjadi sampai sekarang. Kasbani mengatakan belum terlihat tanda-tanda letusan besar. Erupsi yang terjadi belakangan, gugusan magmanya masih berkisar 1 km dari puncak.

“Penambahan magma tetap mungkin terjadi, tapi itu butuh waktu dan kita selalu melakukan pemantauan,” ujar Kasbani. (Way)