Aksi Sadis ABG Rampas Ponsel, Tak Segan Lukai Korbannya

    


Kawanan ABG pelaku perampasan ponsel ditangkap kepolisian Polda Metro Jaya - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – 10 pelajar putus sekolah menjadi pelaku kasus perampasan ponsel di empat TKP di wilayah Bekasi. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, aksi mereka tergolong sadis.

Para pelaku tersebut mendatangi korbannya dan meminta ponsel yang dibawa. Jika tidak diberikan, para remaja itu memukul korbannya dengan menggunakan benda tumpul seperti batu bahkan dengan sajam.

“Empat TKP itu dilakukan dalam semalam, terutama di tempat-tempat yang biasa untuk nongkrong seperti warung kopi,” kata Yusri Yunus, Jumat, 21 Februari 2020.

Polisi menangkap 7 orang pelaku yang rata-rata berumur 14 tahun dan 16 tahun. Sementara, 3 Pelaku dinyatakan DPO. Salah satunya berinisial A sebagai pengendali dan yang menyiapkan sajam untuk aksi brutal tersebut.

Dari modus yang dilakukan menurut Yusri, aksi kejahatan itu sudah disiapkan secara matang. Hal itu terlihat dari sajam jenis celurit yang juga diamankan sebagai barang bukti.

“Namun mereka mengaku baru pertama kali melakukan. Kita masih dalam lagi, karena kami lihat ada unsur perencanaan,” ujarnya.

Modus yang dilakukan berandalan cilik itu dikatakan Yusri, berpindah dari satu tempat ke tempat lain. “Kalau satu tempat sudah berhasil, mereka akan cari tempat lain,” tambahnya demikian.

Namun, sebelum para pelaku menikmati hasil jarahannya, polisi terlebih dulu menangkap mereka.

“Dari pengakuan mereka, HP akan dijual dan hasilnya untuk foya-foya. Tapi sebelum berhasil dijual, polisi berhasil menangkapnya,” kata Yusri. (Bob)