Airlangga Instruksikan Seluruh Kader Bergerak Menangkan Pileg-Pilpres

    


Erlangga Hartarto, saat memberikan bantuan peralatan di Koperasi Srikandi, Selasa (8/5) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Penegasan itu disampaikan Airlangga Hartarto, selaku Ketua Umum DPP Partai Golkar, dalam kunjungannya ke Purworejo, Selasa (8/5), di Gedung Wanita, saat membuka Rakorda Partai Golkar.

“Dalam Pilpres 2019, Partai Golkar mendukung Jokowi,” ungkap Airlangga.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga dapat bernostalgia dengan masyarakat Desa Langenrejo, Kecamatan Butuh, dimana pada saat kuliah di UGM, tepatnya tahun 1985, dia melakukan KKN di desa tersebut.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo, Yuli Hastuti menyampaikan, bahwa dalam setahun Partai Golkar akan mengadakan rakor sebanyak tiga kali.

Pada catur wulan I, Rakerda untuk seluruh kabupaten, Catur wulan II Rakerda tingkat Dapil, dan catur wulan III Rakerda untuk tingkat kecamatan.

Selaku Ketum Partai Golkar, Airlangga menawarkan kesanggupan Partai Golkar Purworejo untuk dapat meningkatkan target 12 kursi pada pileg 2019, dan dari Dapil VI diharapkan punya dua wakil di DPR RI.

Sesudah membuka Rakorda, Airlangga Hartarto yang juga Menteri Perindustrian itu, menuju ke Koperasi Srikandi di Desa Cangkrep, untuk memberikan bantuan peralatan gula semut, minyak kelapa, gula tebu dan pertukangan kasus.

Ketua Umum Partai Golkar, Erlangga Hartarto saat menyampaikan pidato politiknya di hadapan kader Partai Golkar Kabupaten Purworejo, Selasa (8/5) - foto: Sujono/Koranjuri.com

Ketua Umum Partai Golkar, Erlangga Hartarto saat menyampaikan pidato politiknya di hadapan kader Partai Golkar Kabupaten Purworejo, Selasa (8/5) – foto: Sujono/Koranjuri.com

Koperasi Srikandi telah banyak mengukir prestasi, dan dinyatakan sebagai koperasi yang berhasil mengangkat masyarakat dari kemiskinan di tingkat ASEAN. Koperasi ini juga telah dapat mengekspor gula semut ke Australia dan Srilangka.

“Kami telah berhasil merekrut 2.750 petani penderes yang terbagi dalam 14 kelompok. Disamping telah dapat mengekspor gula kristal, kami juga telah berhasil mengekspor minyak goreng kelapa,” jelas Sri Susilowati, Ketua Koperasi Srikandi, di hadapan Menteri Perindustrian dan segenap tamu undangan.

Koperasi, kata Sri Susilowati, butuh alat test carbon selang , dan iven gula kristal besar, agar bisa memproduksi secara maksimal.

Dan hal tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Menteri Perindustrian, dan telah merekomendasikan agar koperasi Srikandi dapat segera mengurus peralatan yang dibutuhkan. (Jon)