‘Adu Banteng’ Dua Pengendara Tewas

    


Lokasi kejadian kecelakaan maut di jalan Soekarno - Hatta, depan kampus Akbid Purworejo, ikut Kelurahan Boro Kulon, Banyuurip, Selasa (15/10) siang, sekitar jam 14.30 WIB. Akibat peristiwa ini, dua pengendara sepeda motor tewas - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Purworejo, tepatnya di jalan Soekarno – Hatta, depan kampus Akbid Purworejo, ikut Kelurahan Boro Kulon, Banyuurip, Selasa (15/10) siang, sekitar jam 14.30 WIB.

Peristiwa tragis ini, melibatkan dua pengendara sepeda motor, Haryanto (53), pengendara sepeda motor Honda Supra X nopol R 3900 EB, warga Desa Bojong RT 04 RW 09, Kawunganten, Cilacap, dengan Tri Lufianti (52), pengendara sepeda motor Honda Vario nopol AA 2176 NV, warga Perum Boro Mukti Permai RT 02 RW 06, Kelurahan Boro Kulon, Banyuurip, Purworejo.

“Akibat kecelakaan ini, mengakibatkan keduanya meninggal dunia. Korban Haryanto meninggal di tempat kejadian, dan Tri Lufianti meninggal di RSUD Dr Tjitrowardojo,” jelas Kasatlantas Polres Purworejo, AKP Nyi Ayu Fitria Facha, melalui Kanitlaka Ipda Mustofa, Rabu (16/10).

Dijelaskan oleh Mustofa, kecelakaan tersebut bermula, saat Haryanto melaju dari arah timur menuju ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian, dengan kondisi jalan sedikit menikung kekiri, kendaraan yang dikendarai Haryanto bergerak ke kanan sehingga melewati as marka jalan, dan bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai Tri Lufianti, yang melaju dari arah berlawanan.

Akibat kecelakaan adu banteng ini, mengakibatkan Haryanto meninggal dunia di tempat kejadian, dengan cidera di kepala. Sementara korban Tri Lufianti sempat dilarikan ke RS. Namun sayang, jiwanya tak tertolong lagi, dengan menderita luka di kepala dan tangan kiri.

“Perkara ini sudah kita tangani,” ujar Mustofa.

Kanitlaka ini menghimbau kepada seluruh pengguna jalan, agar selalu berhati-hati saat mengemudi, dengan memastikan tiga siap, yakni, siap fisik, siap kendaraan dan siap mematuhi rambu – rambu lalu lintas. (Jon)